10 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Manipulatif, Terdengar Manis tapi Penuh Maksud Tersembunyi

16 hours ago 5

Jakarta -

Orang yang manipulatif biasanya menggunakan pujian untuk mencapai tujuan hidup mereka. Orang-orang ini tak ragu untuk melontarkan kata-kata manis untuk memanfaatkan orang lain demi keuntungan pribadinya, Bunda.

Mereka sering kali memilih pujian spesifik yang pada awalnya tampak menyenangkan, tetapi di baliknya tersembunyi motif berbeda. Pada kebanyakan kasus, kata-kata pujian itu bisa merusak hidup orang lain.

"Perilaku manipulatif dapat terjadi dalam hubungan pribadi dan profesional, yang seiring waktu bisa menyebabkan ketidakseimbangan kekuasaan yang berujung pada lebih banyak masalah di kemudian hari. Meskipun pada awalnya tampak tidak berbahaya, hal itu dapat menciptakan hubungan yang penuh kekerasan emosional, membuat orang lain merasa bingung, cemas, dan lelah," kata psikolog Rachel Goldman, PhD, FTOS, dilansir Very Well Mind.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kalimat yang sering diucapkan orang manipulatif

Orang manipulatif sering mengucapkan kata-kata yang cukup khas. Mengenali ucapan ini sangat penting bagi kita untuk melindungi diri dari sifat buruk tersebut, Bunda.

Dikutip dari Your Tango, berikut 10 kalimat yang sering diucapkan oleh orang manipulatif:

1. 'Hubungan ini adalah kesempatan sekali seumur hidup'

Taktik 'love bombing' adalah sesuatu yang sangat diandalkan oleh para manipulator. Mereka akan menggunakan frasa-frasa dalam taktik ini untuk memastikan seseorang menjadi sangat terikat pada mereka.

Mereka akan menghujani seseorang dengan pujian terus-menerus atau memberi mereka banyak hadiah, serta memberikan perhatian penuh. Namun semua itu hanya ada di awal. Setelah itu, mereka akan menguasai korban sampai kehilangan jati diri.

2. 'Hanya kamu yang mengerti aku'

Kalimat 'Hanya kamu yang mengerti aku' sering diucapkan orang manipulatif untuk memperdaya korbannya. Kalimat itu bukanlah pujian, melainkan peringatan bahwa kita tidak akan pernah bisa meninggalkan mereka.

Bila didengarkan dan dipercayai, hal itu dapat mempersulit Bunda untuk menetapkan batasan atau bahkan hanya mengungkapkan perasaan. Para manipulator kronis biasanya sangat bergantung pada hubungan sebagai cara untuk menjalankan kendali. Tanpa itu, mereka tidak memiliki apa pun.

3. 'Aku belum pernah bertemu orang seperti kamu'

Pada awalnya, kalimat "Aku belum pernah bertemu orang seperti kamu" dapat membuat seseorang merasa istimewa. Namun, jika pujian itu datang dari orang yang manipulatif, maka Bunda harus waspada ya.

Kalimat itu seolah-olah mendefinisikan kepribadian kita yang terlalu menarik untuk. Padahal, kalimat itu diucapkan sebagai trik untuk mendapatkan empati, yang pada akhirnya digunakan untuk mengontrol seseorang.

4. 'Kamu sangat murah hati'

Orang yang manipulatif sering kali mengandalkan pujian terhadap sifat-sifat tertentu yang dimiliki seseorang. Misalnya, mereka akan memuji seseorang karena 'sangat setia' atau 'sangat murah hati'.

Namun tak lama kemudian, pujian tersebut dimanfaatkan untuk mengendalikan seseorang. Kita jadi sulit untuk bersikap tegas karena dari awal sudah diberi label pujian ini dari orang manipulatif.

5. 'Kamu sangat pandai mengelola uang, apakah kamu keberatan membayar tagihan ini?'

Orang yang manipulatif akan memberikan pujian kepada seseorang yang pada akhirnya juga menjadi sebuah permintaan. Misalnya, ia akan memuji teman yang dianggap pandai mengeloka keuangan, lalu mengajukan pinjaman dari kecil hingga besar.

Orang manipulatif berharap dengan memberikan pujian di awal, hal itu akan mengurangi rasa canggung karena harus meminta orang lain melakukan sesuatu untuk mereka. Orang yang manipulatif tidak hanya akan menganggapnya sebagai penolakan, tetapi mereka juga akan dengan cepat mencoba mengubah pikiran orang lain.

6. Aku suka cara berpikirmu'

Pujian jenis ini awalnya akan muncul beruntun sebelum menghilang sepenuhnya. Orang-orang yang manipulatif akan bersikap hangat di hari ini, dan kemudian keesokan harinya tiba-tiba dingin seperti es.

Teknik ini dilakukan untuk membuat orang lain terus mengejar mereka dan menginginkan pengakuan dari mereka. Penarikan pujian secara tiba-tiba membuat orang lain merasa seolah-olah mereka telah melakukan kesalahan, padahal sebenarnya tidak.

7. 'Kamu adalah alasan mengapa ini berhasil dengan baik'

Kalimat pujian ini juga terdengar tulus. Namun, bila diucapkan orang yang manipulatif, ini dapat berarti bencana.

Alih-alih benar-benar mengakui kontribusi kita, orang manipulatif membingkainya sedemikian rupa sehingga seolah-olah kita adalah alasan utama mengapa semuanya berjalan lancar. Hal itu biasanya membuat kita sulit untuk benar-benar pergi atau bahkan hanya membahas hal-hal yang tidak membuat kita bahagia.

8. 'Kamu sangat pengertian'

Kalimat ini adalah bagian dari taktik 'melucuti pertahanan'. Orang-orang manipulatif akan menggunakan taktik ini ketika mereka tidak mau meminta maaf atau memperbaiki hubungan dengan orang lain.

Meskipun awalnya mereka mengatakan 'Kamu sangat pengertian', pujian ini dengan cepat berubah menjadi sesuatu yang disalahgunakan, seperti seperti 'Seharusnya itu tidak mengganggu kamu'. Orang yang manipulatif tidak ingin bertanggung jawab atau terlihat rentan, jadi mereka mencoba mengalihkan perhatian dengan kata-kata manis dan berharap orang lain lupa dengan kesalahan mereka.

9. 'Hanya kamu yang benar-benar bisa aku andalkan'

Bunda perlu hati-hari bila pujian ini terucap dari orang yang manipulatif ya. Kalimat ini dapat berarti mereka ingin orang lain merasa bertanggung jawab atas mereka dan hubungan yang terjalin.

Jika Bunda adalah satu-satunya orang yang dapat mereka andalkan, maka itu berarti Bunda akan memikul banyak harapan. Orang manipulatif menyanjung dan berasumsi bahwa kita akan bertindak dan melakukan hal-hal tertentu hanya karena mereka menganggap kita sebagai bagian penting dalam hidup mereka.

10. 'Aku yakin kita akan menjadi hebat di masa depan'

Seorang manipulator akan menggunakan masa depan sebagai cara untuk mengendalikan seseorang. Mereka akan menyamarkan janji-janji manis dengan pembicaraan tentang masa depan untuk membuat seseorang tetap bertahan lebih lama. Taktik ini disebut juga 'future faking' atau memalsukan masa depan.

"Future faking pada dasarnya adalah love bombing dalam skala yang lebih besar. Future faking adalah tentang manipulasi untuk mendapatkan sesuatu dari kita saat ini. Mereka sebenarnya tidak memikirkan masa depan," kata terapis berlisensi Yolanda Renteria.

Demikian 10 kalimat yang sering diucapkan oleh orang manipulatif. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online