Biaya Operasi Epic Fury Capai Rp13,13 Triliun per Hari, Ini 4 Faktanya

19 hours ago 5

loading...

Biaya operasi Epic Fury capai rp13.13 triliun per hari. Foto/X

TEHERAN - Konfrontasi yang telah berlangsung lama antara AS dan Iran memasuki fase baru pada hari Sabtu ketika serangan udara gabungan AS-Israel menargetkan Iran, menandai momen permusuhan militer terbuka.

Saat Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa operasi dapat berlangsung empat hingga lima minggu, kita melihat apakah Washington dapat mempertahankan perang baru di Timur Tengah, dan berapa biaya akhirnya.

Biaya Operasi Epic Fury Capai Rp13,13 Triliun per Hari, Ini 4 Faktanya

1. Menyerang 1.250 Target

Pada 28 Februari, Trump mengkonfirmasi dalam video berdurasi delapan menit yang diposting di Truth Social bahwa AS telah mengambil bagian dalam apa yang ia gambarkan sebagai "operasi tempur besar" di dalam Iran.

Pentagon kemudian mengatakan misi tersebut diberi nama Operasi Epic Fury.

Trump mengatakan tujuannya adalah untuk "memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir".

"Kita akan menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka. Itu akan benar-benar hancur," tambahnya.

Militer AS mengatakan bahwa mereka telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran sejak operasi dimulai pada hari Sabtu. Dalam pernyataan terpisah, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengatakan telah menyerang dan menghancurkan 11 kapal Iran.

Operasi tersebut dilaporkan melibatkan serangan udara, rudal jelajah yang diluncurkan dari laut, dan serangan terkoordinasi terhadap fasilitas terkait nuklir, serta tokoh-tokoh senior yang terkait dengan lembaga pertahanan Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang telah memimpin negara itu sejak 1989, tewas ketika kompleks kediamannya di Teheran dihantam dan rusak parah dalam gelombang pertama serangan AS-Israel.

Pada hari Senin, Trump berjanji untuk melanjutkan perang selama diperlukan, menunjukkan bahwa perang tersebut dapat berlangsung selama beberapa minggu. Hingga Senin, Bulan Sabit Merah Iran mengatakan bahwa 555 orang telah tewas di 130 lokasi di Iran.


2. Pajak Rakyat AS untuk Membiayai Perang Bersama Israel

Menurut laporan Biaya Perang 2025 dari Universitas Brown, sejak 7 Oktober 2023, AS telah memberikan bantuan militer kepada Israel senilai sekitar USD21,7 miliar.

Selain itu, pembayar pajak Amerika telah mendanai operasi AS untuk mendukung Israel di Yaman, Iran, dan Timur Tengah yang lebih luas dengan biaya USD9,65 miliar hingga USD12,07 miliar.

Itu menjadikan total pengeluaran AS yang terkait dengan konflik tersebut antara USD31,35 miliar dan USD33,77 miliar, dan terus bertambah.

Sistem senjata apa yang digunakan dalam perang Iran?

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online