Dua Kabar Hari Ini 7 September 2026: BTC Menguat ke US$79.900, Anak Krakatau Berstatus Siaga III

8 hours ago 4

Jakarta, Pintu News – Ada dua kabar yang ramai diperbincangkan publik pada Senin, 7 September 2026. Pertama, harga Bitcoin menguat tipis ke kisaran US$79.900 setelah sempat tertekan akibat data ekonomi Amerika Serikat.

Kedua, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali erupsi dan berstatus Siaga Level III menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Perlu digarisbawahi bahwa kedua peristiwa ini terjadi pada waktu yang berdekatan namun sama sekali tidak berkaitan sebab akibat, dan artikel ini menyajikan keduanya secara terpisah agar pembaca mendapat informasi yang akurat.

Harga Bitcoin Hari Ini Menguat ke US$79.900

Mengutip data CoinDesk, harga Bitcoin tercatat di level US$79.831 dengan kenaikan sekitar 0,28 persen dalam 24 jam terakhir. Penguatan tipis ini terjadi setelah BTC sempat terkoreksi hingga 3,26 persen akibat rilis data nonfarm payrolls Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan pasar. Data tenaga kerja yang solid membuat pelaku pasar menaikkan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS, sehingga aset berisiko seperti Bitcoin sempat tertekan sebelum kembali stabil di bawah level psikologis US$80.000.

Menurut data CoinGecko, kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di sekitar US$1,6 triliun dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari US$18 miliar. Di tengah tekanan jangka pendek, arus masuk dana ke produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin di AS tercatat mencapai US$3,8 miliar dalam tiga minggu terakhir, salah satu periode inflow terkuat sepanjang tahun 2026.

Koin Bitcoin emas dengan latar oranye menggambarkan sentimen pasar kriptoIlustrasi koin Bitcoin. Sumber: Jonathan Borba via Pexels / Pexels License

Faktor Pendorong Pergerakan Bitcoin

Kombinasi antara data ketenagakerjaan AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve menjadi faktor utama di balik fluktuasi Bitcoin belakangan ini. Ketika data ekonomi AS menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat, pelaku pasar cenderung memperkirakan bank sentral akan menahan suku bunga lebih lama, sehingga daya tarik aset berisiko seperti kripto sempat berkurang dalam jangka pendek.

Baca juga: “Bitcoin Bertahan di Atas $77.000, tapi Ada Sinyal yang Bikin Trader Was-was

Meski begitu, arus masuk ETF yang tetap deras menjadi sinyal bahwa minat investor institusional terhadap Bitcoin belum surut. Analis pasar umumnya menilai pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir masih berada dalam pola konsolidasi setelah reli signifikan pada bulan-bulan sebelumnya.

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Level III

Terpisah dari pergerakan pasar kripto, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat kembali erupsi pada Minggu, 6 September 2026 pukul 20.23 WIB. Menurut laporan yang dikutip dari CNBC Indonesia, PVMBG mencatat aktivitas seismik dengan amplitudo maksimum mencapai 58 milimeter dan durasi erupsi sekitar 44 detik. Erupsi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian aktivitas vulkanik yang dimulai sejak 4 September 2026 pukul 23.00 WIB dan sempat mereda pada 6 September pukul 00.04 WIB sebelum kembali terjadi pada malam harinya.

Ilustrasi erupsi gunung berapi dengan lontaran lava pijar di malam hariIlustrasi erupsi gunung berapi. Sumber: Clive Kim via Pexels / Pexels License

Badan Geologi Kementerian ESDM dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa aktivitas erupsi menerus Anak Krakatau sejak awal September 2026 menunjukkan fenomena lava fountain dengan lontaran batu pijar dan hujan abu yang cukup deras. Getaran dan suara dentuman bahkan dilaporkan terasa hingga wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung.

Baca juga: Sorotan 7 September 2026: Bitcoin $79.900, dan Peringatan PVMBG soal Anak Krakatau

Imbauan Resmi PVMBG untuk Warga

PVMBG menetapkan status Siaga Level III untuk Anak Krakatau dan menegaskan radius bahaya sejauh 3 kilometer dari kawah aktif, di mana warga, wisatawan, dan pendaki dilarang memasuki maupun beraktivitas di zona tersebut. Badan Geologi juga meminta masyarakat pesisir di Banten dan Lampung untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa selama mengikuti arahan otoritas kebencanaan setempat, sembari terus memantau perkembangan melalui pos pengamatan PVMBG di Pasauran atau aplikasi Magma Indonesia.

Hingga saat ini, otoritas terkait belum mengeluarkan peringatan tsunami menyusul erupsi tersebut, mengingat struktur tubuh Anak Krakatau pascarekonstruksi 2018 masih tergolong kecil. PVMBG menyatakan akan terus memantau aktivitas vulkanik dan memperbarui status jika terjadi eskalasi.

Penting untuk ditegaskan bahwa penguatan harga Bitcoin dan erupsi Anak Krakatau adalah dua peristiwa yang berbeda sama sekali dan tidak memiliki hubungan sebab akibat satu sama lain. Pergerakan Bitcoin dipengaruhi oleh faktor makroekonomi global seperti data ketenagakerjaan AS dan ekspektasi suku bunga, sementara erupsi Anak Krakatau murni merupakan fenomena geologi yang dipantau oleh Badan Geologi. Artikel ini menyandingkan keduanya semata sebagai rangkuman berita hari ini, bukan untuk menyiratkan keterkaitan di antara keduanya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online