Komnas HAM Dalami Perlindungan 12 Orang di Kasus Andrie

1 day ago 3

KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan tengah melakukan asesmen atau penilaian permohonan perlindungan 12 orang yang terancam dalam kasus penyiraman air keras Andrie Yunus. Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan, lembaganya juga telah melakukan koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam permohonan ini.

"Kami sedang profilling semua ancaman tersebut untuk nanti mengeluarkan surat pembela HAM," kata Saurlin di Kantor Komnas HAM, Rabu, 1 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saurlin tak menyebutkan identitas ke-12 pemohon dengan alasan keamanan. Namun, kata dia, Komnas HAM akan melakukan percepatan terhadap proses asesmen yang sedang berlangsung.

Saurlin mengatakan berdasarkan laporan yang masuk, 12 orang ini mengalami intimidasi dan ancaman berupa serangan digital hingga dihubungi oleh nomor telepon tak dikenal. 

Kemarin, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan bersama Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyebut adanya ancaman dan intimidasi yang menyasar kuasa hukum dan jaringan pegiat HAM dalam kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas Kontras, Jane Rosalina, mengatakan permohonan perlindungan menjadi upaya penting guna mengantisipasi risiko yang kian bergejolak selama melakukan advokasi kasus Andrie.

"Ini adalah langkah preventif dan mitigasi," kata Jane di Kantor Komnas HAM, Selasa, 31 Maret 2026.

Selain mengajukan permohonan perlindungan, Jane menambahkan, TAUD juga mendesak Komnas HAM untuk melakukan percepatan investigasi dan menerbitkan rekomendasi untuk memastikan proses perkara Andrie berjalan transparan, independen, dan komprehensif.

Sebelumnya, Andrie Yunus disiram cairan kimia korosif pada 12 Maret lalu. Cairan yang disiramkan prajurit Badan Intelijen Strategis TNI itu merusak dan melukai tubuh Wakil Koordinator Kontras ini.

Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat RSCM Yoga Nara mengatakan, dalam sepekan ke depan Andrie akan menjalani cangkok kulit lanjutan untuk menggantikan area kulit mati di leher belakang.

Selain itu, Yoga menceritakan Andrie baru saja menjalani operasi mata kanan untuk ketiga kalinya pada 28 Maret 2026 lalu. Selama operasi, ditemukan permukaan kornea semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online