Bola.com, Jakarta - Striker Colorado Rapids di Major League Soccer (MLS), Mitchell Baker, disebut-sebut akan dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk kebutuhan timnas level usia.
Mitchell Baker adalah pemain kelahiran Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Usianya baru 19 tahun. Pada akhir tahun lalu, ia dipilih pada nomor 10 MLS SuperDraft oleh Colorado Rapids dari Georgetown University.
Namun, Mitchell Baker belum pernah bermain untuk Colorado Rapids. Penyerang bertinggi 196cm itu masih bermain untuk Georgetown University di sepak bola kampus Amerika Serikat.
Kabarnya, Mitchell Baker punya darah Indonesia dari ibunya, yang keturunan Semarang, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Bertualang Sejak Kecil
Perjalanan hidup Mitchell Baker terbilang tidak biasa untuk seorang pemain sepak bola muda. Meski lahir di Melbourne, ia justru menghabiskan satu dekade masa kecilnya di Hong Kong setelah keluarganya pindah saat ia berusia satu tahun.
Di sinilah benih kecintaannya pada sepak bola mulai tumbuh, jauh dari lapangan Australian rules football yang lazim dimainkan anak-anak Australia seusianya.
Di Hong Kong, Mitchell Baker bergabung dengan akademi Kitchee FC serta Hong Kong Football Club sebelum akhirnya kembali ke Melbourne dan masuk akademi Melbourne Victory.
Namun, petualangannya belum berhenti. Di usia 15 tahun, Mitchell Baker kembali berpindah benua, kali ini ke Amerika Serikat, tepatnya ke Northwood School di Lake Placid, New York.
Perpindahan itu bukan tanpa tantangan. Beradaptasi di lingkungan yang sama sekali baru di usia remaja membentuk mentalnya secara signifikan.
Dari Bek, Gelandang, ke Penyerang
Di Northwood, Baker awalnya bermain sebagai bek tengah dan gelandang. Setelah posisinya digeser ke lini depan dan tubuhnya berkembang pesat, hasilnya luar biasa. Dia mencetak 56 gol dan 19 assist di tahun keduanya, lalu 73 gol dan 17 assist di tahun berikutnya.
Total, ia mengemas 141 gol dalam dua setengah tahun, rekor yang hingga kini belum terpecahkan di Northwood. Dia menjadi alumnus pertama sekolah itu yang terpilih di ronde pertama MLS SuperDraft.
Kepindahannya ke Georgetown University membawa babak baru. Mitchell Baker tampil impresif bukan hanya karena tubuh besarnya, tetapi juga karena teknik yang halus, sesuatu yang kerap mengundang decak kagum pelatih dan rekan-rekannya.
Kemampuan duel udara, kontrol bola, hingga tendangan dengan kedua kaki sama baiknya menjadi keunggulan yang membedakannya dari striker bertubuh besar kebanyakan.
Statistik Mitchell Baker
Selama dua musim bersama Georgetown University, Mitchell Baker mencetak 18 gol dan memberikan tujuh assist dalam 42 pertandingan. Puncaknya datang di musim 2025, ketika ia mengemas 14 gol dan tiga assist dalam 21 laga, performa yang mengantarkannya masuk United Soccer Coaches Second All-American Team sekaligus menjadi pilihan bulat untuk First Team All-BIG EAST.
Dia tercatat sebagai mahasiswa di McDonough School of Business Georgetown, mengambil jurusan Finance dengan minor Entrepreneurship, sambil mempertahankan IPK 3,8.
Latar belakang keluarganya pun tak kalah menarik. Ibunya, Maureen, adalah mantan pegolf profesional sekaligus eks atlet softball Australia. Sementara ayahnya, Dan, pernah bermain kriket dan Australian rules football.
Sumber: Football360, Guhoyas, The Hoya, North Wood Mirror
.png)
5 hours ago
2
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662290/original/054476800_1778313409-toha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5488854/original/048604600_1769766680-20260130IQ_Persita_vs_Persija-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468650/original/068707600_1767965517-PSM_Makassar_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5250520/original/097670500_1749721171-Persib_Bandung_-_Beckham_Putra_dan_Gian_Zola_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427460/original/023587100_1764389160-psm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5647924/original/017711000_1778258267-pss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326526/original/028561000_1756105278-borneo_fc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563555/original/092981100_1776906853-psbs.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542153/original/044374100_1774935257-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-69.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5483868/original/038803600_1769405420-IMG-20260125-WA0120.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574821/original/070385200_1777982407-IMG_1360.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5847415/original/022790500_1778748948-allano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242587/original/071303800_1669639098-Timnas_Indonesia__-_Asnawi_Mangkualam_dan_Pratama_Arhan_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575418/original/075723100_1778048223-WhatsApp_Image_2026-05-05_at_01.44.20.jpeg)




























