Perang Iran vs AS-Israel Bikin Timur Tengah Mencekam: 7 Negara Tutup Wilayah Udara, 1.800 Penerbangan Dibatalkan

15 hours ago 7

loading...

Perang Iran melawan AS dan Israel membuat situasi Timur Tengah mencekam. Tujuh negara menutup wilayah udara, dan 1.800 penerbangan dibatalkan. Foto/NDTV

TEHERAN - Perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah membuat situasi di Timur Tengah mencekam. Imbasnya, tujuh negara menutup wilayah udara mereka yang memaksa lebih dari 1.800 penerbangan dibatalkan.

Iran, Irak, Israel, Suriah, Kuwait, dan Uni Emirat Arab semuanya mengumumkan setidaknya penutupan sebagian wilayah udara mereka beberapa jam setelah asap mulai mengepul di atas Teheran dan Iran memulai serangan balasan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu

Rudal Iran menghantam ibu kota di sekitar wilayah Teluk yang kaya, menewaskan setidaknya satu orang, sementara saksi mata melaporkan melihat pesawat tempur dan proyektil melesat di langit.

Maskapai penerbangan termasuk Air France, Air India, Turkish Airlines, Norwegian, Air Algerie, dan Lufthansa mengumumkan pembatalan penerbangan secara luas.

Menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium, dari sekitar 4.218 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di negara-negara Timur Tengah pada hari Sabtu (28/2/2026), 966 (22,9 persen) dibatalkan, dengan angka tersebut meningkat di atas 1.800 jika juga termasuk penerbangan keluar.

Untuk hari Minggu (1/3/2026), 716 dari 4.329 penerbangan yang dijadwalkan ke Timur Tengah telah dibatalkan, kata Cirium.

Sementara itu, situs pelacakan penerbangan FlightAware mengatakan lebih dari 19.000 penerbangan telah tertunda secara global dan lebih dari 2.600 dibatalkan pada pukul 02.30 GMT hari Minggu.

7 Negara Tutup Wilayah Udara

1. Iran

Iran dengan cepat menutup wilayah udaranya saat serangan dimulai. “Sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, dikutip oleh kantor berita Tasnim.

2. Israel

Israel juga menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil. Demikian disampaikan Menteri Transportasi Miri Regev.

3. Qatar

Otoritas penerbangan sipil Qatar mengatakan telah menutup sementara wilayah udara negara Teluk tersebut.

4. Irak

Irak menutup wilayah udaranya, sebagaimana dilaporkan media pemerintah.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online