PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Rusia dalam waktu dekat. Rencana perjalanan dinas itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. "Ada rencana demikian," kata Teddy di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat malam, 10 April 2026.
Teddy belum mengungkapkan kapan Prabowo akan melawat ke negara Presiden Vladimir Putin tersebut. Dia berujar informasi resmi akan disampaikan pada waktunya. "Konfirmasinya besok pasti Kementerian Luar Negeri akan menyampaikan ke mana negara yang sudah confirm akan dikunjungi Bapak Presiden," ucap Teddy.
Teddy juga tidak menyampaikan detail agenda Prabowo di Rusia nanti. Dia hanya menyampaikan ada beberapa pembahasan kerja sama di bidang energi, khususnya soal bahan bakar minyak.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia mengatakan rencana pembahasan tersebut seperti saat Ketua Umum Partai Gerindra itu mengunjungi Jepang pada akhir bulan lalu. "Contoh kemarin Bapak Presiden baru kembali dari Jepang dan mungkin Pak Menteri ESDM sudah menyampaikan juga ya, ada kesepakatan terkait minyak dengan Jepang," tuturnya.
Presiden Prabowo sebelumnya menanggapi penilaian bahwa dirinya sering pelesiran ke luar negeri. Menurut mantan menteri pertahanan ini, kegiatan dinasnya di luar negeri bertujuan untuk mengantisipasi gejolak harga minyak dunia.
Menurut Prabowo, seorang kepala negara memiliki tanggung jawab untuk bisa memenuhi berbagai target pembangunan. Dia berujar itu bukan tugas ringan. "Jadi saudara-saudara jangan anggap berdiri di sini ini pekerjaan yang enak," kata Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Ia menyampaikan bahwa orang-orang yang ingin menjadi presiden harus siap menghadapi kenyataan tersebut. "Yang mau jadi presiden, selamat, benar-benar. Aku sudah terlanjur jadi aku harus kerja keras. Enggak ada libur saya," tuturnya yang empat kali mengikuti Pilpres sebelum terpilih ini.
Prabowo kemudian membahas penilaian dari orang lain yang dia nilai berbeda dengan kenyataan tersebut. "Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak ya kita harus ke mana-mana," ucapnya.
Ia mencontohkan saat kunjungan luar negeri terakhirnya ke Jepang pada akhir Maret 2026. Ketika itu, Prabowo berujar, dirinya juga berupaya mendapat berbagai kerja sama investasi untuk Indonesia.
Prabowo mengatakan akan pergi ke luar negeri lagi dalam waktu dekat. Namun, dia enggan mengungkapkan tujuan selanjutnya tersebut. Prabowo mengklaim perjalanan dinas yang sudah direncanakan itu juga bertujuan untuk mengamankan kepentingan Indonesia.
Sejak dilantik menjadi presiden pada Oktober 2024 atau satu setengah tahun menjabat, Prabowo setidaknya sudah 35 kali melawat ke luar negeri. Terbaru, dia mengunjungi Jepang dan Korea Selatan pada akhir Maret hingga awal April 2026.
.png)
















































