PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan pada 10 Juli 2026. Kelimanya berada di empat provinsi berbeda, yaitu Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Ketua Umum Partai Gerindra ini hadir di Bendungan Meninting, Lombok Barat, NTB untuk acara peresmian. "Dari NTB, Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan di 4 provinsi secara serentak untuk memperkuat ketahanan air, pangan, dan energi nasional," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Proses konstruksi kelima bendungan ini telah dimulai sejak sebelum Prabowo menjabat. Infrastruktur-infrastruktur tersebut dibangun pada periode 2015-2025 hingga akhirnya diresmikan tahun ini.
Masing-masing bendungan memiliki kapasitas tampungan yang berbeda. Pemerintah mengklaim sebagiannya bisa mengairi lahan tempat puluhan ribu petani bekerja. Apa saja bendungan yang diresmikan Prabowo?
Bendungan Keureuto
Bendungan Keureuto berlokasi di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Infrastruktur ini bisa menampung air hingga 215,94 juta meter kubik dengan luas genangan 896,39 hektare, menjadikannya bendungan terbesar yang diresmikan Prabowo kali ini.
Pemerintah mengklaim Bendungan Keureuto bisa menghidupi kurang lebih 24.500 hingga 29.400 petani dengan cakupan total irigasi 14.695 hektare. Bendungan ini juga memiliki panjang jaringan irigasi hingga 75,94 kilometer. Bangunan ini diklaim dapat mengurangi banjir sebesar 627 hektare.
Bendungan Rukoh
Bendungan Rukoh berdiri di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh dengan kapasitas tampungan 128,65 juta meter kubik air. Luas genangan infrastruktur ini mencapai 700 hektare.
Menurut Sekretariat Kabinet, Bendungan Rukoh dapat menghidupi kurang lebih 20.300 hingga 24.400 petani. Ia memiliki cakupan total irigasi 12.194 hektare dan panjang jaringan irigasi 7,39 kilometer. Bendungan ini diklaim bisa mengurangi banjir hingga 51 hektare.
Bendungan Sidan
Bendungan Sidan didirikan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali dengan kapasitas tampungan air hingga 5,76 juta meter kubik. Luas genangannya 37,15 hektare.
Bendungan Sidan disebut-sebut bisa menghidupi kurang lebih 16.000 hingga 20.000 petani dengan cakupan total irigasi 9.598 hektare dan panjang jaringan irigasi 123,19 kilometer. Bendungan diklaim bisa mengurangi banjir seluas 108 hektare.
Bendungan Jlantah
Bendungan Jlantah berada di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan ini bisa menampung 10,97 juta meter kubik air. Ia memiliki luas genangan 50 hektare.
Pemerintah mengklaim Bendungan Jlantah bisa menghidupi kurang lebih 3.500 sampai dengan 4.000 petani dengan total irigasi 1.494 hektare dan panjang jaringan irigasi 47,74 kilometer. Bendungan ini disebut-sebut bisa mengurangi banjir hingga 87 hektare.
Bendungan Meninting
Bendungan Meninting diresmikan secara langsung oleh Prabowo. Bendungan ini berdiri di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kapasitas tampungannya 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46,16 hektare. Bendungan Meninting dikatakan dapat menghidupi kurang lebih dari 3 ribu petani. Ia memiliki cakupan total irigasi 1.559 hektare dan panjang jaringan irigasi 25,72 kilometer. Disebut-sebut bisa mengurangi banjir sebesar 59 hektare.
.png)



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746528/original/013133300_1778645752-foto_media__78__2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)








