loading...
Presiden Vladimir Putin umumkan pengembangan triad nuklir jadi prioritas mutlak Rusia. Pengumuman ini muncul setelah Perjanjian New START antara Rusia dan AS berakhir. Foto/Layanan Pers Kepresidenan Rusia
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin, dalam pidato video yang menandai Hari Pembela Tanah Air Rusia, mengumumkan bahwa pengembangkan triad nuklir menjadi prioritas mutlak Rusia. Pengumuman ini muncul di tengah persaingan sengit dengan Amerika Serikat (AS) setelah Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) berakhir.
New START merupakan satu-satunya perjanjian kontrol senjata nuklir antara Moskow dan Washington. Tanpa perjanjian ini, potensi konflik nuklir semakin terbuka.
Baca Juga: Horor, Rusia Akan Bidikkan Senjata Nuklirnya ke Negara NATO Ini Jika...
“Pengembangan triad nuklir, yang menjamin keamanan Rusia dan memastikan pencegahan strategis yang efektif dan keseimbangan kekuatan di dunia, tetap menjadi prioritas mutlak,” kata Putin dalam pesan video tersebut, seperti dikutip AFP, Senin (23/2/2026).
Putin berjanji untuk terus memperkuat Angkatan Darat dan Angkatan Laut dan mengambil pelajaran dari pengalaman militer dari konflik hampir empat tahun di Ukraina.
Semua cabang angkatan bersenjata, kata Putin, akan ditingkatkan. "Termasuk kesiapan tempur, mobilitas, dan kemampuan mereka untuk beroperasi dalam semua kondisi, bahkan yang paling sulit," lanjut dia.
Pengumuman Putin muncul di tengah momen pertama sejak tahun 1970-an bahwa Moskow dan Washington, dua kekuatan nuklir terbesar di dunia, tidak lagi terikat oleh perjanjian pengendalian senjata apa pun.
Perjanjian New START, yang membatasi hulu ledak strategis yang dikerahkan menjadi 1.550 masing-masing dan mencakup prosedur verifikasi, berakhir pada 5 Februari 2026, setelah Rusia menangguhkan partisipasinya pada tahun 2023 dan AS menolak untuk memperpanjangnya.
Meskipun Rusia telah berjanji untuk mempertahankan "pendekatan yang bertanggung jawab" dan menghormati batasan selama Pentagon juga melakukannya, pengumuman Putin untuk meningkatkan triad nuklir menandakan potensi eskalasi.
Perjanjian New START ditandatangani oleh Presiden AS saat itu, Barack Obama, dan koleganya dari Rusia, Dmitry Medvedev, di Praha pada 8 April 2010. Perjanjian ini menggantikan perjanjian tahun 2002 yang mewajibkan Moskow dan Washington untuk mengurangi hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan secara operasional menjadi antara 1.700 hingga 2.200 pada akhir tahun 2012.
.png)
















































