Samsung Sulap Galaxy Watch Jadi Asisten Kesehatan AI Pribadi

7 hours ago 6

Selular.ID – Samsung Electronics menghadirkan pembaruan besar pada aplikasi Samsung Health yang akan menjadi fondasi utama kemampuan kesehatan terbaru di Galaxy Watch generasi mendatang.

Samsung mulai meluncurkan pembaruan aplikasi yang membawa fitur kesehatan berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih personal dan proaktif.

Melalui pembaruan ini, Samsung memperluas kemampuan Galaxy Ecosystem dengan menghadirkan pengalaman kesehatan terintegrasi yang memanfaatkan data biometrik pengguna.

Berbagai data kesehatan seperti kualitas tidur, aktivitas harian, detak jantung, hingga tingkat stres kini diolah menjadi insight yang lebih mudah dipahami dalam satu tampilan terpadu di aplikasi Samsung Health.

Hon Pak, Senior Vice President and Head of the Digital Health Team, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, mengatakan Samsung terus mengembangkan Samsung Health dengan menghubungkan data kesehatan dari

Galaxy Watch dengan insight berbasis AI agar pengguna dapat memahami kondisi fisik maupun mental secara lebih intuitif.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Samsung akan terus menghadirkan pengalaman pengelolaan kesehatan yang lebih proaktif dan personal melalui ekosistem Galaxy yang terhubung serta inovasi digital health yang kami kembangkan,” ujar Hon Pak.

Pembaruan terbaru Samsung Health menghadirkan sejumlah fitur baru yang akan pertama kali tersedia pada Galaxy Watch generasi berikutnya.

Salah satu fitur utama adalah Vitals, yang dirancang untuk membantu pengguna memahami perubahan kondisi tubuh berdasarkan lima sinyal biologis utama selama tidur.

Fitur Vitals akan menganalisis detak jantung, variabilitas detak jantung atau heart rate variability (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, serta kadar oksigen dalam darah.

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan pola istirahat alami pengguna untuk mendeteksi perubahan signifikan yang berpotensi menjadi tanda kelelahan atau gangguan kesehatan.

Samsung menyebut pendekatan ini dirancang agar notifikasi kesehatan menjadi lebih relevan dan tidak berlebihan.

Sistem hanya akan memberikan peringatan ketika ditemukan perubahan kondisi tubuh yang dianggap penting berdasarkan analisis AI.

Selain Vitals, Samsung juga memperkenalkan Heart Health Score sebagai fitur baru untuk membantu pengguna memantau kesehatan jantung secara lebih menyeluruh.

Fitur ini menggabungkan berbagai parameter seperti kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, serta komposisi tubuh menjadi satu skor kesehatan harian.

Heart Health Score merupakan pengembangan dari fitur Vascular Load yang sebelumnya diperkenalkan Samsung untuk memantau tekanan pada sistem pembuluh darah.

Dengan integrasi data yang lebih luas, Samsung ingin menghadirkan gambaran kondisi kesehatan jantung yang lebih mudah dipahami pengguna sehari-hari.

Samsung juga menghadirkan Daily Cardio Load untuk membantu pengguna mengatur intensitas latihan aerobik.

Fitur ini menghitung akumulasi beban kardiovaskular harian serta kapasitas latihan maksimal pengguna untuk memberikan rekomendasi waktu pemulihan dan target latihan yang optimal.

Dalam konteks industri wearable global, fitur ini menjadi penting karena tren perangkat wearable kini tidak lagi hanya fokus pada pelacakan aktivitas dasar, tetapi juga berkembang ke arah preventive healthcare atau pencegahan kesehatan berbasis data.

Produsen perangkat wearable mulai memanfaatkan AI untuk menghasilkan insight kesehatan yang lebih personal dibanding sekadar menampilkan angka statistik.

Pembaruan Samsung Health juga membawa fitur Fitness Index yang memungkinkan pengguna memantau progres kebugaran melalui evaluasi indikator seperti detak jantung, VO2 Max, dan jumlah langkah harian.

Sistem akan membandingkan data pengguna dengan kelompok pengguna lain yang memiliki karakteristik serupa untuk memberikan target latihan yang lebih relevan.

Di sisi antarmuka, Samsung merombak tampilan Samsung Health menjadi lebih sederhana dengan lima kategori utama, yakni Sleep, Activity, Nutrition, Mindfulness, dan Vitals.

Halaman Home terbaru kini menampilkan tips kesehatan harian dan Energy Score berbasis AI dalam satu dashboard terintegrasi.

Samsung turut meningkatkan kemampuan fitur Antioxidant Index yang kini dapat menampilkan tren asupan nutrisi pengguna melalui riwayat dan grafik visual.

Selain itu, indeks AGEs yang berkaitan dengan akumulasi dampak gaya hidup terhadap tubuh kini dapat bekerja otomatis saat pengguna tidur pada malam hari.

Perusahaan juga memperkenalkan fitur Hearing Health yang terhubung dengan ekosistem Galaxy.

Fitur ini memanfaatkan Galaxy Watch untuk memantau tingkat kebisingan lingkungan sekitar dan memberikan analisis personal guna membantu menjaga kesehatan pendengaran pengguna.

Langkah Samsung memperkuat fitur kesehatan berbasis AI menunjukkan semakin ketatnya persaingan di pasar wearable global, khususnya pada segmen smartwatch premium.

Perusahaan teknologi kini berlomba menghadirkan perangkat yang tidak hanya berfungsi sebagai pendamping aktivitas, tetapi juga sebagai platform kesehatan digital yang mampu memberikan insight kesehatan secara real-time.

Melalui integrasi Samsung Health dan Galaxy Ecosystem, Samsung berupaya memperluas peran Galaxy Watch sebagai perangkat kesehatan digital yang lebih personal.

Baca Juga:Samsung Galaxy Watch8 Dukung NFC Pay di Aplikasi myBCA

Seluruh fitur baru tersebut akan menjadi bagian dari pengalaman kesehatan terbaru yang disiapkan Samsung pada Galaxy Watch generasi berikutnya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online