Samsung Tunjuk XDC Indonesia sebagai Distributor IFP Resmi

11 hours ago 9

Selular.ID – Samsung Electronics menunjuk PT XDC Indonesia sebagai mitra distribusi resmi untuk lini Interactive Flat Panel Display (IFP) di Indonesia.

Kemitraan yang diumumkan pada 22 September 2026 ini diarahkan untuk memperluas akses solusi display interaktif Samsung bagi institusi pendidikan, sekaligus mendukung kebutuhan kolaborasi dan pertemuan hybrid di segmen bisnis.

XDC Indonesia merupakan perusahaan distribusi dan solusi infrastruktur IT yang menjadi bagian dari PT Computrade Technology International (CTI Group).

Perusahaan menyebut dirinya sebagai distributor IT dan master dealer di Indonesia, dengan portofolio yang mencakup solusi jaringan, infrastruktur, cloud, keamanan, hingga perangkat IT. XDC telah menjadi bagian dari CTI Group sejak 2011.

Penunjukan tersebut menempatkan XDC sebagai bagian dari jalur distribusi Samsung untuk produk Interactive Flat Panel.

Dalam portofolio Samsung Indonesia, lini display interaktif mencakup perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan dan ruang kolaborasi, dengan fitur seperti layar sentuh, screen sharing, multitasking, serta pengelolaan perangkat secara terpusat.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

IFP Perluas Fungsi Display di Ruang Kelas

Interactive Flat Panel pada dasarnya menggabungkan fungsi layar besar dengan papan tulis digital. Guru atau pengguna dapat menampilkan materi, memberikan anotasi langsung pada layar, menjalankan sejumlah aplikasi, sekaligus membagikan konten dari perangkat lain.

Samsung, misalnya, menawarkan Interactive Display WAF dengan pilihan ukuran 65, 75, dan 86 inci.

Model tersebut menggunakan resolusi 3.840 x 2.160 piksel dan mendukung Android, sementara sertifikasi Google EDLA memungkinkan akses ke layanan Google seperti Google Play dan YouTube.

Untuk kegiatan pembelajaran, fitur anotasi memungkinkan pengguna menulis langsung di atas materi yang sedang ditampilkan.

Samsung juga menyediakan Split Note Mode pada lini WAF yang memungkinkan hingga empat area catatan digunakan secara terpisah pada satu halaman. Fitur tersebut ditujukan untuk aktivitas yang melibatkan beberapa pengguna dalam satu layar.

Kemampuan berbagi layar juga menjadi bagian dari perangkat tersebut. Samsung menyebut WAF dapat melakukan screen mirroring dari hingga sembilan perangkat dengan sistem operasi iOS, macOS, Windows, maupun Android.

Konektivitas USB-C juga memungkinkan fungsi seperti screen mirroring, kendali sentuh, serta pengisian daya perangkat tertentu melalui satu koneksi.

Kebutuhan kolaborasi tidak hanya terbatas pada kelas. Samsung juga menawarkan seri WAFX-P yang membawa Android 15, prosesor octa-core, sertifikasi Google EDLA, serta sistem video call terintegrasi.

Pada model ini, kamera 48MP dilengkapi Auto Framing, sementara mikrofon diklaim dapat menangkap suara hingga jarak 10 meter.

Fitur tersebut membuat Interactive Flat Panel dapat digunakan untuk pembelajaran jarak jauh maupun rapat hybrid. Layar dapat menjadi titik temu antara peserta yang berada di ruang kelas atau ruang rapat dengan pengguna yang bergabung dari lokasi lain.

XDC Perkuat Jalur Distribusi dan Dukungan Teknis

Dari sisi XDC Indonesia, kerja sama dengan Samsung menambah lini display interaktif ke dalam portofolio perusahaan.

Dalam unggahan perusahaan di LinkedIn, XDC menyebut Samsung Interactive Display kini melengkapi portofolionya dan mengarahkan solusi tersebut untuk kebutuhan kegiatan belajar, meeting, serta presentasi.

President Director PT XDC Indonesia Silvia Trenaningsih mengatakan kebutuhan pelanggan terhadap perangkat display mulai berkembang dari sekadar layar untuk presentasi menjadi perangkat yang mendukung pekerjaan, pembelajaran, kolaborasi, dan pengambilan keputusan.

“Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kami melihat perubahan yang cukup jelas dalam cara customer memandang display. Kalau sebelumnya display lebih banyak digunakan untuk menyampaikan informasi atau presentasi, sekarang kebutuhannya berkembang menjadi perangkat yang bisa ikut mendukung bagaimana orang bekerja, kegiatan belajar mengajar, berkolaborasi, dan mengambil keputusan,” ujar Silvia.

Menurut Silvia, kebutuhan tersebut turut mendorong permintaan terhadap perangkat yang mendukung wireless screen sharing, hybrid meeting, video conferencing, serta integrasi dengan perangkat dan aplikasi lain.

Fitur pintar dan AI yang berkaitan dengan produktivitas juga mulai menjadi pertimbangan pelanggan.

Profil XDC Indonesia mendukung strategi tersebut. Perusahaan menyatakan menyediakan solusi infrastruktur IT terintegrasi dan memiliki jaringan operasi di Jakarta serta Surabaya.

XDC juga memiliki layanan purna jual untuk sejumlah produk IT, termasuk fasilitas authorized service center untuk Lenovo dan MSI.

Bagi Samsung, Interactive Flat Panel menjadi bagian dari portofolio display B2B yang dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun ruang kerja.

Samsung Indonesia sebelumnya juga menempatkan ekosistem display dan perangkat mobile sebagai bagian dari solusi digitalisasi institusi pendidikan.

Head of B2B Display Solutions Samsung Electronics Indonesia Subiantoro Sadha mengatakan teknologi interaktif menjadi salah satu bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih fleksibel.

“Pendidikan adalah pondasi utama kemajuan bangsa, dan teknologi interaktif merupakan kunci untuk membuka potensi belajar yang inklusif dan futuristik,” ujar Subiantoro.

Melalui kemitraan dengan XDC, Samsung menargetkan jangkauan solusi Interactive Flat Panel yang lebih luas di Indonesia, termasuk untuk institusi pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Di sisi teknologi, perangkat Interactive Flat Panel Samsung yang tersedia di Indonesia juga menunjukkan perkembangan dari sekadar layar sentuh.

Seri WAFX-P, misalnya, mendukung hingga sembilan sumber screen sharing secara bersamaan, multi-window, USB-C, HDMI Out, serta slot OPS (Open Pluggable Specification) yang memungkinkan perangkat digunakan bersama komputer berbasis Windows.

Samsung juga menyediakan Device Management Solution untuk pengelolaan perangkat dari jarak jauh. Fitur tersebut dapat membantu administrator mengatur perangkat dan aplikasi pada lingkungan dengan banyak display, seperti sekolah atau kampus.

Dengan penunjukan XDC Indonesia sebagai mitra distribusi resmi, perluasan lini Interactive Flat Panel Samsung di Indonesia kini didukung oleh jaringan distribusi dan kapabilitas infrastruktur IT XDC.

Sementara itu, kebutuhan penggunaan IFP mencakup ruang kelas, pembelajaran hybrid, ruang rapat, hingga lingkungan kolaborasi yang membutuhkan integrasi antara display, perangkat pengguna, aplikasi, dan konektivitas.

Baca Juga: CCTV OwlView dengan Night Vision Gen 5 Diklaim Mampu Menangkap Gambar Lebih Tajam di Kondisi Gelap

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online