StepFun Siapkan Smartphone AI Agentic Pertama di China

2 hours ago 5

Selular.ID – StepFun, perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) asal China yang dikenal melalui model bahasa besar (large language model/LLM), dikabarkan tengah menyiapkan smartphone AI agentic pertamanya.

Perangkat tersebut disebut akan menjadi langkah baru perusahaan memasuki industri perangkat keras, sekaligus memperluas persaingan AI dari layanan berbasis cloud menuju perangkat yang digunakan langsung oleh konsumen.

Informasi tersebut berasal dari sumber di rantai pasok industri smartphone yang dikutip media bisnis China Yicai.

Menurut laporan itu, StepFun saat ini sedang mengembangkan ponsel yang mengandalkan konsep agentic AI, yaitu sistem AI yang tidak hanya merespons perintah pengguna, tetapi juga mampu memahami tujuan, menyusun langkah, dan menjalankan berbagai tugas secara lebih mandiri di dalam perangkat.

Langkah ini menempatkan StepFun di jalur yang berbeda dibandingkan sebagian besar perusahaan AI yang selama ini berfokus pada pengembangan model bahasa dan layanan berbasis cloud.

Dengan menghadirkan perangkat sendiri, perusahaan berupaya mengintegrasikan kemampuan AI hingga ke tingkat sistem operasi dan antarmuka pengguna.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

StepFun atau Shanghai Jieyue Xingchen Intelligent Technology merupakan salah satu unicorn AI di China.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pengembang model bahasa berukuran sangat besar dan dalam beberapa tahun terakhir memperoleh pendanaan dari berbagai investor yang bergerak di industri teknologi.

Menurut laporan Yicai, pada putaran pendanaan Series B+ tahun ini, StepFun juga mendapat investasi dari Huaqin Technology, salah satu perusahaan original design manufacturer (ODM) terbesar di dunia yang memproduksi perangkat untuk berbagai merek smartphone global.

Keterlibatan Huaqin dinilai memperkuat kemampuan StepFun untuk memasuki bisnis perangkat keras.

ODM memiliki peran penting dalam merancang dan memproduksi smartphone bagi berbagai vendor, sehingga kolaborasi tersebut dapat mempercepat proses pengembangan perangkat AI baru.

Konsep agentic AI sendiri mulai menjadi fokus baru industri teknologi. Berbeda dengan chatbot konvensional yang menunggu instruksi satu per satu, AI agent mampu memecah sebuah tujuan menjadi beberapa tahapan, mengakses aplikasi yang diperlukan, serta menyelesaikan tugas secara otomatis dengan tetap mempertahankan konteks percakapan.

Penerapan teknologi tersebut di smartphone diperkirakan akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat.

AI tidak hanya berfungsi sebagai asisten digital untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat membantu mengelola aktivitas harian seperti menjadwalkan agenda, mengoperasikan aplikasi, mencari informasi lintas layanan, hingga menyelesaikan pekerjaan yang melibatkan beberapa aplikasi sekaligus.

Persaingan menuju smartphone berbasis AI juga semakin ketat sepanjang 2025 hingga 2026.

Sejumlah produsen besar, termasuk Samsung, Google, HONOR, OPPO, vivo, dan Xiaomi, telah memperkenalkan berbagai fitur AI di perangkat mereka, mulai dari penerjemahan real-time, pengolahan gambar berbasis AI, hingga asisten digital yang semakin terintegrasi dengan sistem operasi.

Di China, HONOR bahkan telah memperkenalkan konsep Robot Phone dan strategi Augmented Human Intelligence (AHI) yang menggabungkan AI dengan interaksi perangkat secara lebih alami.

Perusahaan juga menegaskan investasi jangka panjang untuk memperluas ekosistem perangkat berbasis AI, tidak hanya smartphone tetapi juga PC, tablet, wearable, hingga robot.

Meski demikian, hingga kini StepFun belum mengumumkan spesifikasi, nama produk, maupun jadwal peluncuran resmi smartphone tersebut.

Informasi yang beredar masih berasal dari sumber industri, sementara perusahaan belum memberikan konfirmasi mengenai detail perangkat maupun mitra manufaktur yang akan terlibat.

Apabila proyek ini terealisasi, kehadiran smartphone AI agentic dari StepFun berpotensi memperluas persaingan di pasar perangkat AI.

Tren tersebut menunjukkan bahwa kompetisi AI tidak lagi hanya berpusat pada pengembangan model bahasa, tetapi juga bergeser ke perangkat yang mampu menjalankan AI secara langsung di tangan pengguna dengan integrasi yang lebih mendalam pada sistem operasi dan pengalaman penggunaan sehari-hari.

Baca Juga: TWS Oppo Enco Air5s dengan ANC dan AI Dijual Rp1 Jutaan

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online