Tablet Android Kena Masalah Chrome, Google Ngebut Rilis Patch

4 hours ago 4

Selular.ID – Google tengah mempercepat perbaikan masalah browser Chrome yang dilaporkan tidak berjalan normal di sejumlah tablet Android.

Gangguan tersebut mulai dikeluhkan pengguna dalam beberapa hari terakhir setelah aplikasi Chrome mengalami crash, gagal dibuka, atau menampilkan performa tidak stabil pada beberapa perangkat tablet berbasis Android.

Berdasarkan informasi yang beredar di forum pengguna dan kanal pelaporan bug Android, masalah terutama muncul setelah pembaruan tertentu pada browser Chrome maupun komponen sistem Android WebView.

Google disebut telah mengetahui masalah tersebut dan mulai menyiapkan perbaikan melalui update software.

Perusahaan juga dikabarkan sedang menginvestigasi penyebab utama gangguan yang berdampak pada pengalaman browsing pengguna tablet Android di berbagai merek perangkat.

Chrome merupakan browser utama dalam ekosistem Android dan menjadi komponen penting bagi banyak aplikasi berbasis web.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Ketika browser mengalami gangguan, dampaknya tidak hanya dirasakan pada aktivitas browsing biasa, tetapi juga aplikasi lain yang menggunakan engine Chromium atau Android WebView untuk menampilkan konten digital.

Sejumlah pengguna melaporkan aplikasi Chrome menutup sendiri sesaat setelah dibuka.

Ada pula laporan mengenai halaman yang gagal dimuat, tampilan antarmuka tidak responsif, hingga konsumsi memori yang meningkat secara tidak normal pada perangkat tablet tertentu.

Masalah tersebut dinilai cukup signifikan karena pasar tablet Android saat ini kembali tumbuh setelah sempat stagnan dalam beberapa tahun sebelumnya.

Produsen seperti Samsung, Xiaomi, Lenovo, OnePlus, hingga Google sendiri mulai agresif menghadirkan tablet Android untuk kebutuhan produktivitas, hiburan, dan pendidikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Google juga semakin serius mengoptimalkan Android untuk perangkat layar besar.

Perusahaan memperbarui antarmuka Android, meningkatkan dukungan multitasking, serta memperbaiki kompatibilitas aplikasi agar mampu bersaing dengan ekosistem iPadOS milik Apple.

Karena itu, gangguan pada Chrome menjadi perhatian penting bagi Google. Browser tersebut merupakan bagian utama dari pengalaman produktivitas Android, terutama pada perangkat tablet yang lebih sering digunakan untuk aktivitas multitasking dan konsumsi konten berbasis web.

Android Central menyebut indikasi awal mengarah pada bug kompatibilitas tertentu antara pembaruan Chrome dan optimasi layar besar Android.

Namun hingga kini Google belum merilis penjelasan teknis resmi mengenai akar masalah tersebut.

Google biasanya menangani masalah seperti ini melalui update bertahap di Play Store maupun pembaruan komponen sistem Android.

Pendekatan modular pada Android memungkinkan perusahaan memperbaiki layanan inti tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi penuh dari produsen perangkat.

Ekosistem Android memang memiliki tantangan tersendiri dibanding platform tertutup seperti iPadOS karena harus berjalan di berbagai kombinasi hardware, ukuran layar, chipset, dan modifikasi software vendor.

Kompleksitas tersebut membuat proses optimasi aplikasi skala besar seperti Chrome menjadi lebih menantang.

Meski begitu, strategi Google dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan fokus yang lebih kuat terhadap perangkat layar besar.

Android 15 dan pengembangan Android generasi berikutnya diketahui membawa berbagai peningkatan khusus untuk tablet dan perangkat foldable.

Google juga mulai memperluas dukungan aplikasi desktop-style dan fitur multitasking agar Android tablet dapat digunakan sebagai perangkat produktivitas utama.

Stabilitas browser menjadi salah satu elemen penting dalam strategi tersebut karena banyak aktivitas kerja modern bergantung pada aplikasi berbasis web dan layanan cloud.

Hingga akhir Mei 2026, Google belum mengumumkan jadwal pasti distribusi update perbaikan untuk masalah Chrome di tablet Android.

Namun perusahaan dilaporkan sedang mempercepat investigasi dan pengujian patch agar gangguan tidak meluas ke lebih banyak perangkat.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana browser kini menjadi komponen kritikal dalam ekosistem mobile modern.

Baca Juga:Google Jelaskan Unduhan AI 4GB di Chrome Usai Dikeluhkan Pengguna

Ketika aplikasi inti seperti Chrome mengalami masalah, dampaknya dapat memengaruhi produktivitas, akses layanan digital, hingga pengalaman penggunaan perangkat secara keseluruhan, terutama pada kategori tablet Android yang sedang kembali berkembang.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online