Jakarta -
Memelihara kucing bukan hanya soal memiliki teman di rumah, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, baik secara fisik maupun mental.
Para pencinta kucing di luar sana mungkin tidak membutuhkan penelitian ilmiah untuk membenarkan kecintaan mereka yang begitu besar.
Namun, para ilmuwan tetap mempelajarinya dan menemukan bahwa meskipun kucing tidak selalu ramah untuk perabotan rumah, mereka kemungkinan besar berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
8 Manfaat memelihara kucing bagi kesehatan manusia
Kucing sering kali menjadi penyelamat rumah tangga dengan mengusir tikus yang mencoba menggerogoti persediaan makanan. Namun tak hanya itu, kucing juga bermanfaat bagi kesehatan. Berikut di antaranya:
1. Lebih cerdas
Dilansir dari laman CBS NEWS, para pemilik kucing cenderung introvert, tetapi sebuah studi menunjukkan bahwa mereka juga lebih berpikiran terbuka, sensitif, dan lebih cerdas daripada pencinta anjing. Setidaknya, mereka dapat skor lebih tinggi dalam tes kecerdasan.
2. Melindungi kesehatan jantung
Bunda yang memelihara kucing disebut memiliki lebih sedikit serangan jantung. Para peneliti mengatakan memiliki teman kucing dapat menenangkan dan memberikan rasa aman, yang berkontribusi pada perlindungan kesehatan jantung.
3. Mengurangi risiko alergi dan asma
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh bersama kucing cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan alergi dan asma.
4. Mencegah stres
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengelus kucing melepaskan oksitosin, hormon pengikat yang juga dikenal sebagai ‘zat kimia pelukan’, yang dapat membuat Bunda merasa kurang stres.
Banyak orang mengatakan berada di dekat kucing yang mendengkur seperti pijatan yang menenangkan karena para peneliti mengatakan frekuensi getaran saat mendengkur berada dalam kisaran yang dapat merangsang penyembuhan.
5. Menangkal emosi negatif
Video kucing lucu yang beredar di media sosial mungkin dapat membuat sebagian orang ketagihan, terutama mereka yang suka hewan berbulu ini.
Penelitian menunjukkan bahwa video tersebut dapat membuat orang lebih bahagia dan membantu menangkal emosi negatif.
Dalam penelitian lainnya, orang yang memelihara kucing melaporkan lebih sedikit perasaan kesepian dibandingkan orang yang tidak memelihara.
6. Memperbaiki suasana hati
Dilansir dari laman healthline, berinteraksi dengan kucing memiliki efek positif pada otak pemiliknya, Bunda.
Hal ini memperbaiki suasana hati dan mengaktifkan korteks prefrontal dan girus frontal inferior di otak, yang berkontribusi pada kesehatan fisiologis dan psikologis. Bahkan, orang lajang yang memelihara kucing sering kali lebih bahagia.
7. Tidur lebih nyenyak
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hampir 50 persen pemilik kucing mengajak kucing mereka tidur bersama, dan itu bukan tanpa alasan.
Beberapa penelitian melaporkan bahwa tidur bersama kucing memberikan kenyamanan dan rasa aman. Selain itu, suara dengkuran kucing juga dapat membantu menenangkan Bunda hingga tertidur nyenyak.
8. Membantu bersikap lebih baik dan murah hati ke orang lain
Kucing peliharaan dan manusia saling menyayangi. Ikatan antar spesies ini dapat bermanfaat bagi hubungan antar manusia.
Bagi pencinta kucing, peliharaan mereka dapat menjadi bagian dari jaringan sosialnya, dan ketika kucing membuat rasa nyaman dan terhubung, hal itu membangun kapasitas Bunda untuk berbuat baik dan murah hati terhadap orang lain.
Nah, itulah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Bunda peroleh ketika memelihara kucing. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
.png)
1 hour ago
1
















































