36 Jadi Angka Keramat? Inilah 7 Tim Terjebak di Tepi Jurang Degradasi BRI Super League 2025/2026

7 hours ago 7

Bola.com, Jakarta - Pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 menjadi titik krusial bagi seluruh kontestan. Dengan hanya lima pertandingan tersisa sebelum musim berakhir pada 23 Mei mendatang, setiap poin kini bernilai sangat mahal, terutama bagi tim-tim yang masih berkutat di papan bawah.

Persaingan tak hanya panas di jalur juara, tetapi juga di zona degradasi. Ketika Persib Bandung dan Borneo FC saling sikut di puncak klasemen dengan koleksi 66 poin, drama sesungguhnya justru terjadi di bagian bawah tabel yang melibatkan banyak tim.

Situasi ini membuat perburuan angka aman menjadi sorotan. Berdasarkan musim sebelumnya, batas minimal untuk bertahan di kasta tertinggi berada di kisaran 36 poin. Angka tersebut kini kembali menjadi patokan bagi tim-tim yang ingin selamat dari ancaman turun kasta.

Dengan kondisi yang semakin mendesak, setiap laga sisa akan menjadi penentu nasib. Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal bagi tim yang posisinya belum aman.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tujuh Tim Masih Terancam

Hingga pekan ke-29, setidaknya ada tujuh tim yang masih berpotensi terdegradasi. Persik Kediri berada di posisi ke-12 dengan 33 poin, disusul Persijap Jepara (31), PSM Makassar (31), Persis Solo (27), Madura United (26), Semen Padang (20), dan PSBS Biak (18).

Jarak poin yang tidak terlalu jauh membuat persaingan menjadi sangat terbuka. Tim-tim di papan tengah bawah pun belum sepenuhnya aman, karena satu atau dua hasil buruk bisa langsung menyeret mereka ke zona merah.

Persik memang berada paling atas di antara tim-tim tersebut, tetapi posisinya masih rawan. Sementara itu, Persijap dan PSM juga belum bisa bernapas lega karena tekanan dari tim di bawahnya terus mengintai.

Angka 36 Jadi Batas Aman?

Jika mengacu pada musim lalu, angka 36 poin menjadi batas aman untuk bertahan di Liga 1. Kala itu, Persis Solo dan Madura United berhasil selamat dengan raihan poin tersebut, sementara PSS Sleman, Barito Putera, dan PSIS Semarang harus terdegradasi.

Kini, situasinya berbalik. Persis dan Madura United justru kembali terjebak dalam pusaran degradasi. Keduanya tidak lagi bisa mengandalkan keajaiban seperti musim sebelumnya, mengingat jarak poin dengan tim di atasnya cukup signifikan.

Bagi Semen Padang dan PSBS, peluang bertahan bahkan terlihat semakin tipis. Jika mampu menyapu bersih lima laga tersisa, Semen Padang maksimal hanya mengumpulkan 35 poin, sedangkan PSBS 33 poin, masih di bawah ambang batas aman musim lalu.

Skenario Mencekam di Sisa Musim

Dengan hanya lima laga tersisa, setiap tim dituntut tampil sempurna. Persis dan Madura United setidaknya harus meraih beberapa kemenangan beruntun untuk menjaga asa bertahan.

Di sisi lain, tim seperti PSM, Persijap, dan Persik juga tidak boleh lengah. Sedikit saja kehilangan poin, mereka bisa langsung terseret ke dalam zona berbahaya.

Situasi ini membuat persaingan di papan bawah menjadi salah satu yang paling menarik untuk disimak hingga akhir musim. Bukan tidak mungkin, drama penentuan tim yang terdegradasi baru akan diketahui pada pekan terakhir.

Yang pasti, angka 36 kini kembali menjadi momok. Siapa yang mampu mencapainya, dan siapa yang harus rela terjun ke kasta kedua, akan segera terjawab dalam lima laga penentuan ke depan.

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online