64 Jet Tempur Siluman F-35 Bakal Hadir di Depan Pintu Rusia, Senjata Baru Finlandia Perkuat NATO

5 hours ago 1

loading...

Finlandia telah membeli 64 jet tempur siluman F-35 dari AS, jadi senjata baru NATO yang bakal hadir di dekat Rusia. Foto/Michael Fitzsimmons/Newsweek

HELSINKI - Finlandia telah merakit mesin jet tempur siluman F-35 pertamanya ketika negara anggota NATO tersebut memperkuat pertahanannya di sepanjang perbatasan dengan Rusia.

Perusahaan pertahanan Finlandia, Patria, menyelesaikan perakitan mesin F135 pertama buatan Finlandia pada 3 September. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi peran Finlandia dalam program F-35, sebagaimana dilaporkan Interesting Engineering, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Singapura Beli 20 Jet Tempur Siluman F-35, Mengapa 12 Unit Justru Ditempatkan di AS?

Perkembangan tersebut terjadi ketika Finlandia terus memperkuat kemampuan militernya setelah bergabung dengan NATO pada 2023, menyusul invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022.

Finlandia telah memesan 64 unit jet tempur siluman F-35A dari perusahaan pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin. Pesawat pertama diperkirakan tiba di Finlandia akhir tahun ini.

Negara Nordik tersebut berbagi perbatasan sepanjang lebih dari 800 mil (sekitar 1.300 kilometer) dengan Rusia, sehingga peningkatan kemampuan F-35 Finlandia menjadi signifikan bagi sayap utara NATO.

Finlandia Mulai Memproduksi Mesin F-35

Mesin F135 pertama yang dirakit di Finlandia oleh Patria merupakan unit pertama dari rangkaian mesin yang direncanakan akan dirakit di negara tersebut.

Perusahaan itu diperkirakan akan terus merakit mesin F135 untuk Finlandia hingga 2030. Patria juga akan menyediakan layanan pemeliharaan dan overhaul mesin tersebut sepanjang masa operasional armada F-35 Finlandia.

Keterlibatan Patria tidak hanya terbatas pada mesin. Perusahaan tersebut juga memproduksi bagian badan depan (forward fuselage) F-35 dan berbagai komponen lainnya sebagai bagian dari program F-35 internasional yang lebih luas.

Kemampuan produksi dan pemeliharaan di dalam negeri ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pasokan pertahanan Finlandia, sehingga negara tersebut memiliki kendali yang lebih besar atas dukungan dan pemeliharaan armada jet tempur barunya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online