7 Manfaat Ibu Hamil Makan Brokoli dan Anjuran Konsumsinya

4 hours ago 7

Jakarta -

Bunda disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil. Selain makronutrien, sumber nutrisi bisa didapatkan di makanan mikronutrien yang banyak ditemukan di sayuran seperti brokoli.

Mengonsumsi brokoli saat hamil sangat aman. Brokoli bahkan menjadi salah satu sayuran penting yang menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi ibu hamil.

"Mengonsumsi brokoli dalam jumlah sedang selama kehamilan dianggap aman dan sehat. Brokoli merupakan sumber vitamin A, C, dan K, serta kalsium, folat, dan antioksidan, yang sangat penting untuk kehamilan yang sehat," kata ahli nutrisi Swati Patwal, M.Sc., dilansir Mom Junction.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selama hamil, Bunda dapat mengonsumsi sekitar tiga hingga lima porsi brokoli setiap hari, di mana satu porsi sama dengan setengah cangkir sayuran yang dimasak atau dipotong. Bagi Bunda yang memiliki kondisi tiroid, konsumsi brokoli sebaiknya dihindari ya.

"Brokoli yang dikonsumsi dalam jumlah besar dapat mengganggu fungsi tiroid terutama jika seseorang mengidap hipotiroidisme karena kekurangan yodium. Mengukus atau memasak brokoli dapat sedikit mengurangi efek ini," ujar Patwal.

Manfaat brokoli untuk ibu hamil

Melansir dari beberapa sumber, berikut 7 manfaat brokoli bagi ibu hamil:

1. Membantu mencegah sembelit

Sembelit merupakan masalah umum yang sering dialami oleh ibu hamil. Penyebabnya bisa karena perubahan hormon, perubahan metabolisme, dan konsumsi suplemen zat besi yang bisa mengubah pergerakan usus.

Brokoli mengandung serat larut dan tidak larut. Kedua kandungan tersebut dapat membantu menahan air dan mengatur pergerakan usus sehingga membantu mencegah sembelit selama kehamilan.

2. Mencegah anemia

Kebutuhan zat besi meningkat selama kehamilan, dan kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Mengonsumsi suplemen zat besi memang diperbolehkan saat hamil. Tapi, ada baiknya Bunda juga mendapatkan asupan zat besi dari makanan alami.

Nah, brokoli mengandung banyak zat besi dan asam folat yang dapat dikonsumsi selama kehamilan. Konsumsi brokoli dapat mengurangi risiko terkena anemia yang disebabkan oleh kehamilan.

"Jika sudah mengonsumsi suplemen, dokter dapat menyarankan penyesuaian dosis untuk mendapatkan keseimbangan antara suplemen dan konsumsi brokoli," ungkap ahli gizi Archana Shah, dikutip dari Parenting Firstcry.

3. Menjaga kadar gula darah

Tidak semua ibu hamil mengidap diabetes sejak awal. Namun, kehamilan dapat memicu jenis diabetes tertentu, yang dikenal sebagai diabetes gestasional. Kondisi tersebut terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin untuk memecah gula yang dikonsumsi selama kehamilan.

Untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, Bunda dapat mengonsumsi brokoli. Sayuran ini dapat dengan mudah menjaga kadar gula pada tingkat normal dan mengurangi tekanan pada insulin.

4. Menjaga kesehatan tulang

Perubahan fisik yang dialami tubuh ibu hamil dapat menyebabkan banyak masalah yang mempengaruhi tulang. Salah satu kondisi yang bisa terjadi karena kehamilan adalah osteoporosis atau penurunan kepadatan tulang karena kehilangan kalsium.

Bila ingin tulang tetap kuat dan terhindar dari osteoporosis, Bunda perlu mengonsumsi makanan mengandung mineral. Kandungan nutrisi ini bisa ditemukan di brokoli.

"Brokoli merupakan pilihan yang tepat untuk memperkuat tulang karena mengandung seng, magnesium, dan kalsium dalam jumlah yang baik," ujar Shah.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh dapat menurun selama hamil karena perubahan fisik dan mental. Untuk itu, memperkuat sistem imun selama kehamilan sangat penting untuk mendukung perkembangan janin hingga mencegah infeksi, Bunda.

Selain konsumsi suplemen, Bunda dapat makan brokoli untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sayuran ini mengandung selenium dan beta-karoten yang dapat mendukung imunitas tubuh dengan baik.

6. Menjaga kesehatan mata

Kandungan beta-karoten dan vitamin A merupakan kunci untuk menjaga kesehatan mata dan mendapatkan penglihatan yang baik. Kedua nutrisi tersebut bisa ditemukan dalam jumlah yang melimpah di brokoli.

Mengonsumsi brokoli dalam batas normal dan secara teratur tak hanya menjaga kesehatan mata, tapi juga dapat mengurangi kemungkinan terkena masalah di area penglihatan.

7. Mengurangi risiko kanker

Brokoli bukanlah obat untuk kanker, tetapi mengandung unsur-unsur spesifik yang disebut fitokimia. Nah, fitokimia ini memiliki sifat anti-kanker tertentu, yang dapat membantu mencegah kemungkinan berkembangnya kanker sejak awal. Manfaat ini tidak bersifat sementara bagi Bunda dan bayi, tetapi berlangsung sepanjang hidup.

"Brokoli yang kaya antioksidan mengandung senyawa tertentu seperti DIM, indole-3-karbinol, dan sulforafan yang dapat melindungi dari kerusakan sel, bertindak sebagai agen anti-kanker, dan kemungkinan dapat mendukung proses tubuh dalam menghancurkan sel kanker," kata Patwal.

Healthy Green Organic Raw Broccoli Florets Ready for Cooking. Broccoli.Raw fresh broccoli on wooden table.Ilustrasi Brokoli/ Foto: Getty Images/iStockphoto/sirichai_asawalapsakul

Cara memilih brokoli yang aman

Memilih brokoli yang segar dapat memastikan Bunda mendapatkan manfaat nutrisi yang maksimal. Berikut beberapa tips memilih brokoli yang terbaik untuk disantap saat hamil:

  • Hindari memilih brokoli yang kuntumnya kering atau layu.
  • Pilih batang brokoli yang kokoh dan penuh. Batang yang berongga harus dibuang.
  • Jika brokoli sudah mulai berwarna kuning, itu pertanda bahwa brokoli sudah matang atau bahkan sudah melewati masa kematangan. Jadi sebaiknya hindari untuk membeli jenis brokoli ini.
  • Brokoli yang segar memiliki tekstur padat dan kuntum berwarna hijau cerah atau hijau tua.

Bunda, berikut beberapa cara mengolah brokoli yang aman untuk dimakan saat hamil:

  1. Bunda bisa memotong brokoli dan mengukusnya. Brokoli yang sudah matang dikukus bisa ditambahkan ke salad apa pun atau bahkan menjadi topping yang enak untuk pasta dan pizza.
  2. Brokoli segar dan kecil juga dapat dimasak dan dicampurkan ke dalam sup untuk meningkatkan cita rasanya.
  3. Jika Bunda menginginkan camilan cepat, cobalah untuk menumis brokoli dengan beberapa sayuran, seperti jagung atau wortel. Gunakan minyak zaitun untuk memasak dan memanggang brokoli.
  4. Brokoli juga bisa digunakan untuk membuat beberapa saus celup untuk dinikmati dengan roti atau paratha.

Demikian manfaat dan cara mengolah brokoli untuk dikonsumsi selama hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online