Bahlil Bahas Energi Alternatif Bersama Prabowo di Istana

5 hours ago 1

PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis petang, 11 Juni 2026. Selepas rapat, Bahlil menyebut dirinya dan sang Kepala Negara membahas perkembangan di sektor energi dan hilirisasi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kita lihat perkembangan geopolitik yang belum selesai. Bapak Presiden memerintahkan untuk segera mencari energi-energi alternatif,” tutur Bahlil kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis malam.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, pemerintah berfokus pada percepatan peralihan penggunaan liquified petroleum gas (LPG) ke pemanfaatan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG). “Yang kedua penataan tambang, dan yang ketiga adalah kesiapan di sektor energi PLN (PT Perusahaan Listrik Negara), maupun dari sisi ketersediaan daripada bahan bakar minyak kita,” kata Bahlil. 

Adapun pada kesempatan berbeda, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyatakan Indonesia terus mengoptimalkan sumber minyak alternatif di Benua Afrika untuk mengatasi gejolak energi nasional akibat ketegangan di Selat Hormuz

"Kita sekarang banyak bekerja sama dengan Aljazair, Nigeria, Angola; banyak negara Afrika," kata Havas ditemui seusai rapat kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, dilansir Antara. 

Strategi Indonesia saat ini, menurut Havas, adalah mendapatkan pasokan minyak dari kawasan-kawasan tanpa melewati Selat Hormuz, yang kini ditutup lagi akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Kriteria tersebut menjadikan Afrika sebagai alternatif tepat sebagai sumber energi bagi Indonesia, ia mengimbuhkan. Selain Afrika, Indonesia juga menjajaki peluang impor minyak dari negara-negara produsen minyak dan gas (migas) di Amerika Latin.

"Kami sedang mencari banyak negara di sana yang memiliki potensi migas. Hampir semua negara di Amerika Latin punya potensinya," kata Havas.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online