INFO TEMPO – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi TNI atas pembangunan Jembatan Garuda Suci di Desa/Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Menurut dia, hal itu mengokohkan kemanunggalan TNI.
"Jembatan yang dibangun ini sangat strategis. Bahkan urat nadi masyarakat dari sisi perekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kami sangat menyambut baik," usai meresmikan Jembatan Garuda Suci bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Senin, 20 Juli 2026.
Menurut dia, kehadiran Jembatan Garuda Suci ini pun sebagai bukti nyata kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto kepada rakyat. Hal itu termasuk berbagai program prioritas lainnya, seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga sekolah rakyat.
"Banyak program pak Prabowo yang benar-benar menyetuh hingga masyarakat desa. KDKMP pun sudah ada beberapa yang beroperasi di Sukabumi. Jika KDKMP dan SPPG terwujud sepenuh, Insya Allah perekonomian di desa akan semakin baik. Maka dari itu, saya mendukung penuh seluruh program pak presiden," ujar dia.
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan, Jembatan Garuda merupakan program presiden yang berorientasi untuk kepentingan masyarakat. Dirinya berharap, program tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
"Semoga dengan jembatan ini, dapat meningkatkan berbagai hal bagi masyarakat sekitar. Baik kepedulian sosial, perekonomian, dan silaturahmi antar dusun bisa semakin lancar," kata dia. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan juga berbagai bantuan bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda Suci merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menjadi impian masyarakat Kadusunan Sukamantri dan Cikaret. Berdasarkan data yang dihimpun, jembatan ini dibangun atas kolaborasi TNI bersama rakyat. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar 35 hari sejak Juni lalu.
Warga Kadusunan Cikaret, Udat (72) mengatakan, kehadiran jembatan tersebut berdampak besar bagi masyarakat. Terutama dalam mobilisasi hasi pertanian, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Apalagi, jembatan saat ini bisa dilalui mobil. "Alhamdulillah, sekarang jembatannya sudah bisa dilalui mobil. Sebelumnya hanya bisa dilalui motor. Benar benar terasa manfaatnya," ujarnya.
Menurut dia, kehadiran jembatan tersebut memangkas waktu perjalanan warga Sukamantri ke wilayah perkotaan. "Kalau dulu, harus muter dari sini untuk ke kota, terutama mobil. Sekarang bisa melalui jembatan dengan durasi waktu yang sangat cepat," kata dia.
Hal senada pun disampaikan Lina. Menurutnya, jembatan ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Namun para pengendara lain pun turut merasakan, terutama di saat kondisi jalan utama sedang macet. "Ini sering menjadi alternatif ketika ada kemacetan. Termasuk menjadi akses warga ketika berangkat bekerja. Bahkan bisa menjadi alternatif ke Kecamatan Jampang Tengah.” (*)
.png)

















































