Jakarta -
Banyak orang mengira kehamilan hanya bisa terjadi satu kali dalam satu waktu. Namun ternyata, ada kondisi langka yang membuat seorang perempuan bisa hamil lagi meski dirinya sudah lebih dulu mengandung.
Fenomena unik ini dialami oleh Deonna Fletcher. Kisahnya viral setelah dokter menemukan bahwa dirinya mengalami kehamilan kedua hanya dalam selang kurang dari satu minggu setelah kehamilan pertama terjadi.
Akibat kondisi super langka tersebut, Deonna akhirnya mengandung tiga bayi sekaligus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya mengira hanya hamil satu bayi
Deonna dan pasangannya, Antonio Livingston, awalnya sangat bahagia saat mengetahui dirinya hamil anak pertama. Namun beberapa minggu kemudian, Deonna mengalami sakit perut hebat ketika sedang bekerja sebagai penata rambut. Ia pun langsung pergi ke rumah sakit karena khawatir terjadi sesuatu pada kandungannya.
Saat menjalani pemeriksaan USG, dokter memastikan bayi pertama dalam kondisi baik. Tetapi tak lama kemudian, dokter menemukan ada dua janin lain di dalam rahim Deonna. Yang membuat dokter terkejut, ukuran kedua janin tersebut berbeda dari bayi pertama.
Hamil lagi saat sudah hamil
Dokter kemudian menjelaskan bahwa Deonna mengalami kondisi langka bernama superfetation.
Superfetation adalah kondisi ketika seorang perempuan kembali mengalami ovulasi dan pembuahan meski dirinya sudah hamil lebih dulu. Akibatnya, muncul kehamilan kedua dengan usia janin berbeda.
Fenomena ini sangat jarang terjadi pada manusia karena saat hamil tubuh biasanya otomatis menghentikan ovulasi. Selain itu, perubahan hormon dan kondisi rahim juga membuat kehamilan kedua hampir mustahil terjadi. Menurut laporan medis yang dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology, hanya sedikit kasus superfetation yang pernah tercatat di dunia medis.
Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Journal de Gynécologie Obstétrique et Biologie de la Reproduction, superfetation merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi pada manusia dan hanya sedikit kasus yang terdokumentasi dalam literatur medis. Peneliti menjelaskan bahwa superfetation terjadi ketika sel telur kedua dibuahi dan menempel di rahim saat kehamilan pertama sudah berlangsung.
Studi lain dalam jurnal BMC Pediatrics juga menyebutkan bahwa dokumentasi kasus superfetation pada manusia sangat jarang ditemukan. Peneliti menemukan adanya perbedaan usia janin yang cukup jauh dalam satu rahim, sehingga diduga terjadi pembuahan di waktu berbeda.
Selain itu, laporan kasus yang dimuat di Clinical Case Reports tahun 2024 menyebut teknologi reproduksi berbantu seperti program fertilitas dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya superfetation, meski kasus alaminya tetap sangat langka.
Apa penyebab superfetation?
Sampai saat ini, superfetation masih menjadi fenomena medis yang sangat jarang dan belum sepenuhnya dipahami.
Secara normal, hormon kehamilan akan menghentikan pelepasan sel telur baru. Namun dalam beberapa kasus langka, tubuh diduga masih bisa mengalami ovulasi sehingga pembuahan kedua tetap terjadi. Menurut berbagai laporan medis, jumlah kasus superfetation yang terdokumentasi di dunia sangat sedikit.
Dalam kasus Deonna, bayi pertama diketahui dikandung sekitar enam hari lebih awal dibanding bayi kembar lainnya.
Kehamilan berisiko tinggi
Karena usia ketiga janin berbeda, dokter mengategorikan kehamilan Deonna sebagai kehamilan berisiko tinggi. Dokter juga sempat mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS), yaitu kondisi ketika bayi kembar berbagi aliran darah secara tidak seimbang di dalam rahim.
Agar kondisi kandungan tetap aman, Deonna harus menjalani pemantauan ketat dan bed rest selama masa kehamilan.
Melahirkan tiga bayi sekaligus
Pada Januari 2021, Deonna akhirnya melahirkan ketiga bayinya melalui operasi caesar di usia kandungan 32 minggu.
Ketiga bayi perempuan tersebut diberi nama Amani, Amber, dan Dream. Meski lahir prematur dan sempat dirawat di NICU, ketiganya berhasil tumbuh sehat.
Kini hidup bahagia bersama 4 anak
Tepat sebelum mereka berusia dua tahun, Deeonna mendapat kejutan lain. Ia hamil lagi… tapi hanya satu!
“Saya hamil lagi. Untungnya, kali ini hanya satu,” tuturnya.
Pada Oktober 2022, ia menyambut seorang anak laki-laki, Antonio Junior, atau AJ. Kini, Deonna dan keluarganya hidup bahagia bersama empat anak mereka. Kisahnya pun menjadi salah satu contoh nyata bahwa tubuh manusia masih menyimpan banyak misteri yang bahkan bisa membuat dunia medis ikut kagum.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
3 hours ago
1
















































