Jakarta -
Ngidam anak laki-laki katanya berbeda dengan anak perempuan. Misalnya, ibu hamil akan mengidam makanan tertentu yang menandakan gender bayi yang dikandung. Tak sedikit ibu hamil yang mempercayainya. Namun, ini mitos atau fakta?
Berdasarkan mitos lama, ibu hamil yang mengidam makanan asin, gurih, atau tinggi protein kemungkinan mengandung bayi laki-laki. Sebaliknya, jika ibu hamil lebih suka makanan manis menandakan hamil anak perempuan.
Benarkah ngidam anak laki-laki bisa ditebak dari makanan?
Ibu hamil yang ngidam anak laki-laki katanya senang makanan asin dan gurih seperti acar dan keripik kentang. Sedangkan anak perempuan, ibu hamil lebih menyukai makanan manis dan coklat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr. Priya Patel, dokter spesialis kebidanan dan ginekologi yang bersertifikasi ABOG, menjelaskan bahwa sebenarnya, belum ada penelitian konklusif tentang ngidam makanan sebagai prediktor akurat jenis kelamin. Ngidam tersebut mungkin lebih berkaitan dengan perubahan kebutuhan nutrisi.
Menurut Patel, jenis kelamin bayi ditentukan segera setelah sperma bertemu dengan sel telur.
"Pada saat pembuahan, bayi mendapatkan 23 kromosom dari masing-masing orang tuanya. Bersamaan dengan jenis kelamin, hal-hal seperti warna mata, warna rambut, dan bahkan kecerdasan sudah ditentukan," jelas Patel dilansir dari Healthline.
Alat kelamin bayi, lanjut Patel, mulai berkembang sekitar minggu ke-11 kehamilan. Namun, biasanya Bunda baru bisa mengetahui jenis kelaminnya beberapa minggu kemudian melalui USG.
Mitos ngidam anak laki laki yang sering dipercaya
Jauh sebelum ada teknologi yang andal untuk menentukan jenis kelamin janin, orang-orang mencoba memprediksi jenis kelamin bayi selama kehamilan dengan berbagai mitos.
Banyak mitos yang beredar terkait dengan menentukan jenis kelamin bayi. Namun, belum ada satupun mitos yang berdasarkan fakta. Sebaliknya, mitor hanya untuk hiburan. Meski begitu, sejumlah orangtua mengaku benar tebakan dari ngidam anak laki-laki. Memang, kemungkinan 50-50 bahwa itu benar atau salah.
Berikut beberapa ciri ngidam yang sering disebut sebagai tanda hamil anak laki-laki:
1. Mengidam makanan asin dan gurih
Makanan asin atau gurih seperti keripik kentang, acar, mie instan, hingga makanan berempah sering dikaitkan dengan kehamilan bayi laki-laki. Padahal, para ahli menyebut ngidam lebih mungkin berkaitan dengan perubahan hormon, kebutuhan nutrisi, hingga kondisi emosional ibu hamil.
Melansir The Bump, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa ngidam makanan selama kehamilan dengan jenis kelamin janin. Bahkan, para ahli tidak tahu persis apa yang menyebabkan ngidam ini, tetapi mungkin terkait dengan perubahan hormonal
2. Tidak terlalu mual saat hamil
Patel bilang, ibu yang mengandung anak laki-laki cenderung mengalami morning sickness yang lebih ringan. Faktanya, tingkat mual pada ibu hamil bisa berbeda-beda di setiap kehamilan dan dipengaruhi banyak faktor, termasuk perubahan hormon kehamilan.
Beberapa penelitian memang menemukan ibu yang mengandung bayi perempuan lebih parah morning sickness-nya, tetapi hasilnya masih belum konsisten dan tidak bisa dijadikan patokan pasti.
3. Mengidam daging atau makanan tinggi protein
Ada anggapan bahwa ibu hamil anak laki-laki lebih sering ngidam makan daging merah, telur, atau makanan dengan tinggi protein lainnya. Padahal, kondisi ini bisa muncul karena tubuh membutuhkan tambahan zat besi atau protein selama kehamilan. Bukan karena jenis kelamin janin.
Kenapa ibu hamil bisa ngidam?
Sebenarnya, ngidam saat hamil umum dialami ibu hamil. Penelitian menunjukkan sekitar 50 hingga 90 persen ibu hamil mengalami keinginan kuat terhadap makanan tertentu.
Para ahli menduga kondisi ini dipengaruhi oleh:
- Perubahan hormon
- Perubahan indra penciuman dan perasa
- Kebutuhan nutrisi tertentu
- Faktor emosional dan budaya
Mengutip Parents, hingga kini belum ada bukti ilmiah bahwa ngidam asin berarti hamil anak laki-laki atau ngidam manis berarti hamil anak perempuan.
Cara paling akurat mengetahui jenis kelamin bayi
Jika Bunda penasaran dengan jenis kelamin janin yanhg dikandung biasanya dengan melakukan pemeriksaan USG. Cara ini dapat membantu mengetahui jenis kelamin janin pada usia kehamilan sekitar 18 hingga 20 minggu.
Selain itu, Bunda juga dapat menjalani skrining DNA bebas sel (cfDNA) prenatal atau pengujian prenatal non-invasif (NIPT). Tes ini merupakan skrining genetik opsional yang tersedia sejak usia kehamilan 10 minggu karena memeriksa DNA janin dalam darah ibu.
Dari penjelasan di atas, berbagai ciri ngidam anak laki laki yang sering dipercaya masyarakat sebenarnya masih sebatas mitos dan belum terbukti secara ilmiah. Meski begitu, ngidam tetap menjadi bagian menarik dalam perjalanan kehamilan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
20 hours ago
16

















































