Jakarta -
Tidak semua orang bisa memahami perasaan orang lain dengan begitu dalam. Namun, orang dengan empati yang tinggi sering kali mampu merasakan emosi di sekitarnya.
Mereka mudah tersentuh saat menonton film, ikut marah ketika ada teman yang diperlakukan tidak adil, hingga merasakan kebahagiaan besar saat mendengar kabar baik dari orang terdekat. Perasaan itu hadir secara alami dan intens.
Karena itulah, orang dengan empati yang tinggi biasanya menunjukkan beberapa ciri khas tertentu. Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri orang yang punya empati tinggi
Dilansir dari Psychology Today, ada beberapa ciri orang dengan empati tinggi yang disebutkan dalam buku The Empath’s Survival Guide: Life Strategies for Sensitive People. Berikut di antaranya:
1. Empati adalah kondisi yang sangat sensitif
Orang yang memiliki kemampuan empati secara alami murah hati, terbuka secara spiritual, dan pendengar yang baik. Namun, perasaan mereka juga sangat sensitif dan mudah terluka.
2. Mampu menyerap emosi orang lain
Orang dengan empati yang sangat peka terhadap suasana hati orang lain. Mereka merasakan segalanya, terkadang secara ekstrem. Mereka menyerap energi seperti kemarahan atau kecemasan, yang dapat melelahkan.
3. Termasuk introvert
Sering kali orang yang memiliki empati tinggi mudah kewalahan di tengah keramaian, yang justru memperkuat empatinya.
Mereka cenderung introvert dan lebih menyukai kontak satu lawan satu atau kelompok kecil. Bahkan, jika seorang empati lebih ekstrovert, mereka mungkin lebih memilih untuk membatasi waktu yang dihabiskan di tengah keramaian atau di pesta.
4. Memiliki intuisi yang sangat tinggi
Para empati mengalami dunia melalui intuisi mereka. Penting baginya untuk mengembangkan intuisi dan mendengarkan perasaan batin mereka tentang orang lain. Hal ini membantu para empati menemukan hubungan positif dan menghindari menguras energi.
5. Sering membutuhkan waktu sendirian
Sebagai orang yang responsif, para empati merasa berada di sekitar orang lain dapat menguras energi, sehingga mereka secara berkala membutuhkan waktu sendirian untuk mengisi ulang energi.
Bahkan, pelarian singkat pun dapat mencegah kelebihan beban emosional. Misalnya, para empati suka menggunakan mobil mereka sendiri ketika pergi ke suatu tempat sehingga mereka dapat pergi kapan pun yang mereka mau.
6. Suka dengan alam
Kesibukan kehidupan sehari-hari bisa terlalu berat bagi seorang empati. Alam memberi mereka kekuatan dan memulihkannya.
Alam membantu mereka melepaskan beban dan mereka dapat berlindung di tengah hijaunya pepohonan liar, lautan, atau perairan lainnya.
7. Sering kewalahan dalam hubungan intim
Terlalu banyak kebersamaan bisa menjadi sulit bagi seorang empati, sehingga mereka mungkin menghindari hubungan intim.
Jauh di lubuk hati, mereka takut tenggelam dan kehilangan identitasnya. Agar para empati merasa nyaman dalam suatu hubungan, paradigma tradisional untuk menjadi pasangan harus didefinisikan ulang.
8. Penyayang hewan
Orang dengan empati yang tinggi juga mungkin merasakan ikatan yang mendalam dengan hewan dan peduli terhadap kesejahteraannya.
Kemungkinan besar Bunda merasa nyaman dengan hewan peliharaan dan peka terhadap kebutuhan serta emosinya.
9. Memiliki keinginan yang kuat untuk membantu orang lain
Melihat orang-orang yang membutuhkan dapat membuat Bunda kewalahan dalam banyak hal, dan Bunda mungkin secara alami ingin mendukung dan membantunya sebisa mungkin.
Bunda mungkin sering kali menjadi pengasuh dalam keluarga atau tempat curhat beberapa orang.
Nah, itulah beberapa ciri orang dengan empati tinggi yang dapat Bunda kenali. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/asa)
.png)
11 hours ago
10

















































