Duolingo Gandeng NIKI Dorong Belajar Bahasa Lewat Musik

13 hours ago 6

Selular.ID – Duolingo berkolaborasi dengan penyanyi pop global asal Indonesia, NIKI, dalam kampanye bertema musik untuk mendorong pembelajaran bahasa Inggris di kalangan anak muda Indonesia.

Inisiatif ini memadukan konten digital, aktivasi luar ruang, serta pendekatan budaya pop untuk menghadirkan pengalaman belajar bahasa yang lebih kontekstual dan dekat dengan keseharian pengguna.

Kolaborasi antara Duolingo dan NIKI tersebut difokuskan pada perubahan pendekatan belajar bahasa melalui musik, dengan mengubah lirik lagu menjadi media pembelajaran interaktif.

Kampanye ini juga dirancang untuk menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z, yang semakin banyak belajar bahasa melalui konten hiburan, media sosial, dan musik internasional.

Aktivasi ini berlangsung di Indonesia sebagai bagian dari strategi Duolingo memperkuat pasar Asia Tenggara, yang menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan pengguna signifikan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dalam keterangan resmi, Duolingo menyebut pendekatan ini selaras dengan perilaku belajar pengguna muda yang lebih responsif terhadap metode berbasis pengalaman dan konteks budaya.

Regional Marketing Manager Southeast Asia Duolingo, Irene Tong, menegaskan bahwa musik memiliki kesamaan karakteristik dengan proses belajar bahasa.

“Ketika lirik lagu terus terngiang, tanpa disadari kita sedang memperkaya kosakata, memahami ritme, dan menyerap ekspresi,” ujarnya.

Kolaborasi ini juga memanfaatkan posisi NIKI sebagai musisi Indonesia dengan eksposur global.

Artis yang dikenal dengan karya berbahasa Inggris ini memiliki basis pendengar internasional dan rekam jejak penampilan di panggung musik global.

Duolingo menilai karakteristik tersebut relevan dengan misi kampanye yang ingin menghubungkan bahasa, budaya, dan ekspresi kreatif dalam satu pengalaman belajar.

Selain aktivasi digital, kampanye ini turut dihadirkan dalam bentuk instalasi luar ruang di kawasan Thamrin, Jakarta.

Instalasi tersebut menampilkan interpretasi visual dari lirik lagu “Backburner” milik NIKI yang dikemas dengan pendekatan humor khas Duolingo.

Elemen ini dirancang untuk memperkuat konsep “learning streak” yang menjadi salah satu fitur utama dalam aplikasi Duolingo, yakni konsistensi belajar harian pengguna.

Di sisi konten digital, Duolingo dan NIKI juga merencanakan rangkaian materi media sosial yang menampilkan pembahasan lirik lagu, bahasa gaul, serta makna ungkapan bahasa Inggris dalam konteks sehari-hari.

Pendekatan ini bertujuan memperluas pemahaman bahasa tidak hanya dari sisi akademis, tetapi juga dari perspektif budaya populer yang lebih mudah diterima oleh generasi muda.

Kolaborasi ini mencerminkan strategi Duolingo dalam memperluas metode pembelajaran berbasis hiburan (edutainment), seiring meningkatnya kompetisi aplikasi pembelajaran digital di pasar global.

Di Indonesia, tren belajar bahasa asing melalui media nonformal seperti musik dan konten digital terus berkembang seiring penetrasi internet dan dominasi platform media sosial dalam aktivitas harian pengguna muda.

Duolingo menegaskan bahwa pendekatan berbasis budaya ini merupakan bagian dari misi jangka panjang untuk membuat pembelajaran bahasa lebih inklusif dan relevan.

Dengan menggabungkan musik, teknologi, dan budaya populer, perusahaan menilai proses belajar dapat berlangsung lebih natural tanpa bergantung sepenuhnya pada metode tradisional berbasis kelas.

Ke depan, Duolingo melihat peluang pengembangan pendekatan serupa di berbagai pasar dengan karakteristik budaya yang kuat.

Indonesia menjadi salah satu fokus utama karena tingginya adopsi platform digital di kalangan Gen Z serta kuatnya pengaruh industri musik dalam konsumsi konten harian.

Baca Juga: 18 Game Edukasi Populer untuk Belajar Anak Lebih Interaktif

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online