loading...
Garda Revolusi Iran mengamuk. Foto/Press TV
TEHERAN - Dua kapal AS, delapan kapal tanker minyak, dan 10 kapal lainnya yang mencoba melintasi zona terlarang di Selat Hormuz telah menjadi sasaran dalam gelombang terbaru operasi balasan Iran di tengah perang agresi terhadap negara tersebut. Itu diungkapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu dini hari, IRGC mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas serangan militer teroris AS terhadap lima kapal tanker minyak Iran di wilayah Teluk Persia.
"Angkatan Laut IRGC yang heroik, sebagai tanggapan atas agresi dan permusuhan militer teroris AS dalam serangannya terhadap lima kapal tanker minyak Iran di Teluk Persia, menargetkan dua kapal AS dan delapan kapal tanker minyak di wilayah tersebut, serta menimbulkan kerusakan parah pada kapal-kapal itu," bunyi pernyataan tersebut, dilansir Press TV.
Pernyataan itu menambahkan bahwa 10 kapal lainnya juga menjadi sasaran setelah mencoba melintasi area terlarang dan tidak aman di Selat Hormuz, dengan adanya "provokasi dan dukungan" dari Amerika Serikat.
"Selat Hormuz tetap berada di bawah pengawasan dan kendali penuh Angkatan Laut IRGC yang tangguh dan cakap," pungkas pernyataan tersebut.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Angkatan Laut IRGC terus memegang kendali penuh atas Selat Hormuz dan menjaga kepercayaan rakyat Iran.
Sebelumnya pada malam itu, IRGC menyatakan bahwa Pasukan Kedirgantaraan mereka telah menghantam Pangkalan Udara al-Azraq milik AS di Yordania dengan rentetan rudal, yang mengakibatkan "kerusakan parah pada pasukan musuh."
Menurut pernyataan tersebut, serangan itu melibatkan rudal balistik berbahan bakar padat maupun cair dan menyasar hanggar pemeliharaan dan perbaikan, fasilitas persiapan pesawat, serta tempat perlindungan bagi pesawat tempur F-35, F-16, dan F-15.
Perairan tersebut semakin menjadi arena utama dalam konflik AS melawan Iran, yang mendorong Teheran untuk memperketat kendali atas aktivitas maritim di dalam dan sekitar selat itu.
.png)





























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9337844/original/002418600_1788259594-0L5A0298.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336758/original/034311900_1788175118-indo_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336928/original/052082000_1788222063-Gemini_Generated_Image_ctt9wmctt9wmctt9.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337949/original/038835400_1788266026-Muhammad_Isfandyar_Abdillah_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)




