Golkar Dalami Dugaan Intimidasi Kadernya pada Dokter Icha

6 hours ago 5

SEKRETARIS Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan partai akan mendalami dugaan intimidasi yang menyeret kadernya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara diduga melalukan intimadasi sehingga mengakibatkan kematian Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Sarmuji, keputusan partai untuk menjatuhkan sanksi baru bisa ditetapkan jika sudah ada konfirmasi dari sisi korban dan terduga pelaku. “Kita harus juga mendengarkan dari kedua sisi. Apakah betul ada intimidasi dan apakah intimidasi itu sampai berujung pada keputusan seseorang untuk melakukan tindakan yang terjadi kemarin,” kata Sarmuji di gedung DPR, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Sarmuji menuturkan, ia telah telah memberi tugas kepada Dewan Pimpinan Daerah Golkar Nusa Tenggara Timur untuk memanggil anggota DPRD TTU tersebut. Pemanggilan itu dilakukan sesegera mungkin untuk mengurai duduk perkara yang terjadi.

Dia memastikan Golkar memberikan arahan kepada kadernya untuk menjaga perilaku dan tidak bersikap sombong. Dari ribuan kader Golkar yang menjadi anggota DPRD di seluruh Indonesia, Sarmuji mengakui sejumlah orang di antaranya bisa bersikap melenceng dari norma.

"Jangan mentang-mentang memiliki jabatan tinggi kemudian berlaku yang tidak patut kepada orang di bawahnya,” ucap dia.

Sebelumnya, dokter Icha Pakaenoni ditemukan tewas tergantung di lantai dua kediamannya di Perumahan RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kapolres Kupang Ajun Komisaris Besar Rudy Junus Jacob Ledo mengatakan korban pertama kali ditemukan tergantung pada seutas tali di depan pintu kamar. "Dan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," ujar Junus, Sabtu, 27 Juni 2026.

Menurut Junus, hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian. Polisi disebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tutur Junus dalam keterangan tertulis.

Korban diduga meninggal akibat depresi setelah menerima intimidasi. Dugaan intimidasi itu mengarah pada tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat korban bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona Kefamenanu. Salah satu anggota DPRD itu merupakan kader Golkar. Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasi adanya dugaan intimidasi tersebut.

Kapolres Timor Tengah Utara Ajun Komisaris Besar Eliana Papote mengatakan penyidik kepolisian juga tengah menyelidiki kasus kematian tersebut. "Penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta," kata Eliana, Sabtu, 27 Juni 2026.

Kementerian Kesehatan menurunkan tim investigasi untuk mencari penyebab kematian dokter Icha. Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Yuli Farianti mengatakan Kemenkes menggandeng Ikatan Dokter Indonesia dalam kegiatan ini.

"Kami ingin melihat secara mendalam apa yang sebenarnya terjadi," kata dia saat menghadiri pemakaman, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Yuli, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tenaga kesehatan mendapat perlindungan saat menjalankan tugas melayani masyarakat.

"Mereka bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tidak boleh mendapatkan intimidasi atau tekanan dari pihak mana pun," ujarnya.

Kemenkes mengimbau seluruh tenaga kesehatan agar tidak takut melaporkan berbagai bentuk tekanan maupun intimidasi kepada Kementerian Kesehatan. Yuli meminta rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan memberikan perlindungan maksimal kepada tenaga medis, serta mendorong dinas kesehatan di daerah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menangani persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan. 

Yohanes Seo dan Vedro Imanuel Girsang berkontribusi dalam tulisan ini

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online