loading...
Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam kembali menemui sejumlah tokoh NU. Kali ini cucu pendiri NU KH Bishri Syansuri tersebut menemui KH Muhammad Wildan Salman yang dikenal Guru Wilda
KALSEL - Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam kembali menemui sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Kali ini cucu pendiri NU KH Bishri Syansuri tersebut menemui KH Muhammad Wildan Salman yang dikenal Guru Wildan.
Kunjungan Gus Salam menemui keturunan dari Syeikh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan), Martapura, Banjar Kalimantan Selatan, ini dalam rangka mohon doa restu, nasihat dan bimbingan ulama untuk berikhtiar menjadi Ketua Umum PBNU melalui Muktamar ke-35.
Guru Wildan bin Salman Jalil merupakan Rais Syuriyah PWNU Kalimantan Selatan. Selain silaturahmi, Gus Salam dijadwalkan menggelar kajian kitab kuning “Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Asyfiya”.
“Saya selalu dan menjadi protocol kalau masuk ke suatu wilayah untuk menggalang kepercayaan ketua-ketua PCNU, saya akan sowan dulu ke Rais Syuriyah dan Kiai sepuh setempat. Saya sudah sowan silaturhmi ke Guru Wildan,” kata Gus Salam, Minggu (26/4/2026).
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar: NU Mampu Menjembatani Peradaban Timur dan Barat
Gus Salam mengaku mengagumi Guru Wildan, karena merupakan murid langsung Syeikh Yasin al-Fadani yang dijuluki Musnid Ad-Dunya atau pemilik sanad ilmu terluas di dunia ulama besar makkah keturunan Minangkabau. ”Guru Wildan mengasuh pesantren tertua dan terbesar di Kalsel; Pesantren Darussalam dengan jumlah santri 12.000,” tambahnya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
.png)
















































