Kapal Induk Nuklir Terbesar AS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran

12 hours ago 8

loading...

USS Gerald Ford, kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut AS, dijadwalkan akan mundur dari perang Iran dan pulang ke AS. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Maxwell Orlosky

TEHERAN - Kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, dijadwalkan akan mundur dari perang Iran yang saat ini sedang dalam fase gencatan senjata. Kapal itu akan meninggalkan Timur Tengah dan pulang ke Amerika dalam beberapa hari mendatang.

The Washington Post, mengutip beberapa pejabat AS, melaporkan bahwa USS Gerald R. Ford—salah satu dari tiga kapal induk AS yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah—diperkirakan akan tiba kembali di pelabuhan asalnya di Virginia sekitar pertengahan Mei setelah penempatan selama 309 hari. Penugasan 309 hari itu telah memecahkan rekor, terlama untuk kapal induk AS modern mana pun.

Baca Juga: 3 Kapal Induk AS Bersiap Kepung Iran, Salah Satunya Kapal Terbesar di Dunia

Kepergian USS Gerald Ford akan meninggalkan dua kapal induk Amerika, USS George H.W. Bush dan USS Abraham Lincoln di Laut Arab, tempat Angkatan Laut AS memberlakukan blokade yang menargetkan kapal-kapal yang membawa minyak atau barang dari pelabuhan Iran.

Hengkangnya kapal Ford juga menjadi kabar baik bagi sekitar 4.500 pelaut Amerika yang telah bertugas selama 10 bulan. Kapal tersebut telah menjalani beberapa perbaikan setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran di ruang cuci yang melukai beberapa pelaut. Ia juga telah berulang kali mengalami masalah dengan toiletnya. Setelah kembali ke pelabuhan asalnya, kapal Ford diperkirakan akan menjalani perbaikan dan pemeliharaan yang ekstensif.

Pada sidang Kongres hari Rabu, beberapa anggota Parlemen membahas penempatan kapal induk yang diperpanjang, mempertanyakan Menteri Perang Pete Hegseth apakah biaya yang dikeluarkan untuk kapal dan awaknya perlu.

Menjaga kapal Ford di laut begitu lama tidak hanya akan memengaruhi ketersediaannya di masa depan tetapi juga kesiapan kapal perang lainnya karena galangan kapal yang melakukan pemeliharaannya memiliki kapasitas terbatas.

“Saya khawatir tentang USS Ford,” kata Anggota Kongres Gil Cisneros dari Partai Demokrat. “Kompromi apa yang kita buat?”

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online