Jakarta -
Menjadi orang tua baru tentu membuat Bunda ingin tahu tentang banyak hal, termasuk soal tidur Si Kecil. Di masa awal ini, Bunda perlu mengenali pola tidur bayi 0-3 bulan yang normal.
Tidak jarang kita merasa cemas saat melihat bayi lain tampak lebih tenang saat tidur. Padahal, setiap bayi punya kebutuhan tidur yang berbeda-beda di awal kehidupannya.
Bahkan, berdasarkan penelitian yang dikutip dari The Lullaby Trust, sebagian besar orang tua dengan bayi di bawah satu tahun mengatakan Si Kecil belum bisa tidur lebih dari empat jam berturut-turut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Bunda bisa mulai mencari tahu seperti apa sebenarnya pola tidur bayi 0-3 bulan yang masih tergolong normal. Dengan begitu, kita bisa lebih tenang dalam menjalani hari-hari bersama Si Kecil.
Mengapa pola tidur yang tepat penting untuk bayi?
Sebelum melihat pola tidur bayi yang normal, sebaiknya Bunda memahami terlebih dahulu alasan di balik hal ini. Perlu diketahui bahwa tidur sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.
Selain itu, tidur juga dapat membantu meningkatkan:
- Suasana hati
- Keterampilan bahasa
- Keterampilan belajar
- Keterampilan motorik
Perbedaan pola tidur bayi dan orang dewasa
Dilansir dari Pregnancy Birth and Baby, pola tidur bayi dan orang dewasa pada dasarnya berbeda ya, Bunda. Bayi masih memiliki siklus tidur yang jauh lebih singkat dibandingkan orang dewasa.
Siklus tidur sendiri adalah proses tubuh saat berpindah dari tidur ringan, tidur nyenyak, hingga bermimpi. Pada Si Kecil yang baru lahir, siklus ini hanya sekitar 45-60 menit sehingga mereka lebih sering terbangun, sementara seiring bertambah usia, pola tidurnya akan stabil seperti orang dewasa.
Saat tidur, tubuh akan bergantian melalui dua jenis tidur yang berbeda:
- Tidur gerakan mata cepat atau Rapid Eye Movement (REM), atau juga disebut tidur 'aktif' atau 'ringan'.
- Tidur non-REM (NREM), atau juga disebut tidur 'nyenyak' atau 'tenang'.
Perlu diketahui bahwa orang dewasa dan remaja biasanya lebih banyak berada dalam fase tidur NREM, di mana tubuh mereka cenderung tenang, tidak banyak bergerak, dan bernapas lebih dalam.
Sementara itu, bayi memiliki tidur yang lebih ringan dan lebih sering berada dalam fase tidur REM. Saat tidur REM, bayi akan mengalami:
- Bernapas lebih ringan atau tidak terlalu dalam
- Bayi menggerakkan lengan dan kaki mereka
- Bayi mengedipkan mata di bawah kelopak mata mereka
- Bayi membuat suara
Mengenal pola tidur bayi yang normal sesuai usianya
Seiring pertumbuhan bayi di tahun pertama, pola tidur Si Kecil akan banyak mengalami perubahan.Lambat laun, cara tidurnya akan menjadi lebih teratur. Berikut penjelasan lengkapnya:
Bayi baru lahir hingga 3 bulan
Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan biasanya sering terbangun setelah 1 hingga 2 siklus tidur, yaitu sekitar setiap 1-3 jam. Pada usia sekitar 8 minggu, sebagian bayi mulai bisa tidur dalam waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan sebelumnya.
Dalam 24 jam, total waktu tidur Si Kecil mencapai sekitar 11 hingga 19 jam, Bunda. Di tahap ini, bayi juga belum punya pola tidur yang teratur karena masih sering tidur siang dan malam secara bergantian.
Usia 3 hingga 6 bulan
Seiring pertumbuhannya, bayi akan mulai bisa terjaga lebih lama. Si Kecil juga akan lebih banyak terjaga di siang hari dan mulai tidur lebih lama di malam hari.
Nah, dalam waktu 24 jam, total waktu tidur bayi sekitar 12 hingga 15 jam, Bunda. Biasanya ia akan tidur siang 2 hingga 3 kali sehari dengan durasi hingga 2 jam, sementara pada malam hari bisa tidur lebih nyenyak selama 6 hingga 8 jam.
Usia 6 hingga 12 bulan
Pada usia 6 hingga 12 bulan, pola bangun dan tidur bayi mulai lebih mudah diprediksi. Dalam waktu 24 jam, total waktu tidur Si Kecil berkisar sekitar 11 hingga 16 jam, Bunda.
Biasanya, ia akan tidur siang selama 2 hingga 4 jam dan tidur malam sekitar 10 hingga 14 jam, meski terkadang masih lebih sering terbangun di malam hari.
Setelah usia 12 bulan
Setelah usia 12 bulan, bayi masih mungkin terbangun di malam hari dan hal ini sebenarnya normal ya, Bunda. Pada fase ini, balita juga mengalami mimpi buruk saat tidur dan mungkin butuh bantuan Bunda untuk kembali tidur.
Total waktu tidur balita biasanya sekitar 11 hingga 14 jam, Bunda. Ia hanya tidur siang 1 kali selama 1 hingga 2 jam, sementara tidur malamnya sekitar 10 hingga 12 jam.
Cara memastikan bayi mendapatkan tidur yang cukup
Lalu, bagaimana ya kita memastikan bayi mendapat tidur yang cukup? Dalam hal ini, Bunda bisa membantu Si Kecil yang baru lahir dengan cara seperti:
- Bunda membedong bayi dengan aman.
- Bayi mengeluarkan suara "shh" yang lembut sambil Bunda menepuk, mengayun, atau membelai bayi dengan lembut.
- Bunda bisa menyanyikan lagu untuk Si Kecil.
Apa yang harus dilakukan jika orang tua khawatir tentang tidur bayi?
Jam tidur bayi 0-3 bulan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Anchiy
Jika khawatir tentang pola tidur bayi, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter bayi, bidan, atau perawat kesehatan Bunda dan anak. Tenaga kesehatan akan membantu mengevaluasi kondisi tidur Si Kecil.
Biasanya, tenaga kesehatan akan mengajukan pertanyaan tentang kebiasaan dan rutinitas tidur bayi sehari-hari. Mereka mungkin juga akan meminta Bunda mencatat catatan harian tidur untuk melihat pola tidur Si Kecil.
Bagaimana bila bayi tidur lebih lama dari biasanya?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap bayi punya pola tidur yang berbeda, Bunda. Selama Si Kecil tetap menyusu dengan baik, berat badannya bertambah, dan tidak menunjukkan tanda sakit, Bunda tidak perlu membangunkannya, ya.
Namun, kita tetap harus memastikan bahwa tidur bayi mengikuti saran tidur yang lebih aman. Hal ini tentu penting untuk menjaga kenyamanan Si Kecil saat beristirahat.
Cara mengatur pola tidur bayi yang tepat
Menilik dari Mayo Clinic, selama beberapa bulan pertama, pemberian ASI di tengah malam dapat mengganggu tidur Bunda maupun Si Kecil. Karena itu, Bunda bisa menyimak cara mengatur pola tidur bayi yang tepat.
1. Ikuti rutinitas tidur yang menenangkan
Awalnya, rutinitas tidur bayi biasanya akan mengikuti kebutuhannya sendiri. Namun, Bunda bisa mulai membentuk kebiasaan baik dengan menjaga kamar tidur tetap tenang dan lampu dibuat redup.
Bunda sebaiknya menghindari bermain dengan bayi tepat sebelum waktu tidur. Selain itu, gunakan suara yang pelan dan menenangkan supaya Si Kecil tidak fokus dengan kehadiran Bunda.
2. Baringkan bayi saat mengantuk
Kalau Si Kecil sudah mulai mengantuk, Bunda bisa baringkan dengan kondisi yang tetap terjaga. Saat Bunda melihat tanda-tanda kelelahan seperti bayi menggosok mata, segera bawa ke kamar tidur. Ini supaya bayi belajar bahwa rasa kantuk berarti waktunya untuk tidur.
3. Berikan waktu bayi untuk tenang
Selanjutnya, berikan waktu bayi untuk menenangkan diri sebelum benar-benar tertidur. Jika Si Kecil rewel atau menangis beberapa menit, Bunda bisa menunggu sebentar sebelum memeriksanya.
Jika bayi masih rewel, Bunda bisa memberikan kenyamanan lalu mencoba menenangkannya kembali. Beberapa bayi juga bisa lebih cepat tidur saat dibedong dengan aman dan nyaman.
Itulah cara mengenali pola tidur bayi usia 0-3 bulan yang normal. Semoga dapat membantu Bunda untuk memahami kebutuhan tidur Si Kecil dengan lebih baik, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
.png)
23 hours ago
15
















































