loading...
Green Logistics Talk #2 dan Soft Launching Asosiasi Pengusaha Green Logistik Indonesia (APGLI) di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Transformasi logistik hijau menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi , efisiensi rantai pasok, perlindungan lingkungan, serta pencapaian target iklim Indonesia. Hal tersebut mengemuka dalam Green Logistics Talk #2 dan Soft Launching Asosiasi Pengusaha Green Logistik Indonesia (APGLI) di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Event ini menghadirkan Pakar Perubahan iklim, Karbon dan Dosen Universitas Indonesia Mahawan Karuniasa. Juga Pakar Manajemen Rantai Pasok dan Wakil Rektor 1 ULBI Agus Purnomo, dan Wakil Ketua Umum ALFI Rifka Hidayat sebagai narasumber. Baca juga: Breaking! Ekonomi Indonesia di Kuartal II 2026 Tumbuh 5,29%
Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Kehutanan Agus Justianto dalam sambutan mengatakan sektor logistik memiliki posisi strategis dalam mendukung NDC Indonesia dan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Kontribusi dapat dilakukan melalui efisiensi energi, optimalisasi rute dan muatan, transportasi multimoda, penggunaan kendaraan dan energi rendah emisi, serta digitalisasi untuk meningkatkan ketelusuran rantai pasok.
“Logistik hijau bukan hanya agenda lingkungan. Logistik hijau merupakan strategi bisnis, strategi efisiensi, dan strategi peningkatan daya saing,” kata Agus Justianto dalam sambutan bertajuk Arah Kebijakan erlindungan Hutan dan Peran Sektor Logistik dalam Mendukung Pembangunan Rendah Karbon.
Ketua Umum APGLI Netty Sri Rejeki mengatakan APGLI lahir dari pengalaman dan kesadaran bahwa sektor logistik memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun di saat yang sama, kita juga menghadapi tantangan nyata di lapangan, seperti tingginya biaya operasional, keselamatan transportasi, serta tuntutan pelanggan terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab.
“Dari kondisi tersebut, kami melihat bahwa green logistics tidak boleh hanya menjadi konsep besar yang sulit dijangkau. Green logistics harus dapat diterjemahkan menjadi langkah praktis yang bisa dilakukan oleh perusahaan, baik besar maupun kecil, sesuai dengan kemampuan dan kondisi operasional masing-masing,” ujarnya.
Karena itu, APGLI dibentuk bukan hanya untuk berbicara tentang logistik hijau, tetapi untuk membantu industri memulainya. Dalam roadmap APGLI, memulai dengan membangun fondasi organisasi, memperkuat jejaring anggota, mengembangkan forum edukasi, dan memperkenalkan praktik awal pengukuran karbon.
.png)




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8150672/original/053064500_1781004160-ChatGPT_Image_Jun_9__2026__06_20_55_PM.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8219231/original/099371400_1781078947-AA-4.jpg)

