Manfaat Rutin Memotret Anak Sejak Bayi di Tempat Sama, Bantu Lacak Pertumbuhannya

10 hours ago 8

Bagi orang tua, melihat Si Kecil tumbuh dan berkembang merupakan pengalaman yang istimewa. Tak heran, saat anak lagi lucu-lucunya, banyak orang tua senang mengabadikan momen lewat foto maupun video sebagai kenang-kenangan.

Namun ternyata, manfaat dari memotret anak juga banyak, lho. Pasalnya, saat bersama Si Kecil setiap hari, kadang kita sulit untuk memperhatikan perubahan-perubahan kecil atau mengingat setiap detail tumbuh kembangnya, Bunda.

Karena itu, para ahli menyarankan orang tua untuk rutin mendokumentasikan tumbuh kembang anak, salah satunya dengan memotret. Cara ini sangat membantu orang tua untuk melihat perkembangan bayi secara jelas di sepanjang tahun pertamanya, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Bayi tumbuh sangat cepat selama tahun pertama mereka, dan foto adalah salah satu cara terbaik bagi orang tua untuk melihat perubahan tersebut dari waktu ke waktu," terang seorang fotografer profesional, Karen Wiltshire dalam Cambridge News.

Memotret momen penting dalam perkembangan anak

Ahli fotografi tersebut, Karen, mengatakan terdapat beberapa momen di tahun pertama anak yang dapat didokumentasikan oleh orang tua, Bunda. Momen-momen ini dapat berkembang seiring bertambahnya usia anak, sehingga orang tua patut mengabadikannya.

Apa saja momen-momen tersebut? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

1. Senyum pertama

Biasanya, senyum anak merekah pertama kali saat mereka menjadi bayi berusia 2 hingga 4 bulan, Bunda. “Begitu bayi mulai melakukan kontak mata dan tersenyum, kepribadian mereka benar-benar mulai terpancar dalam foto,” jelasnya.

2. Duduk sendiri

Saat Si Kecil sudah bisa duduk sendiri, tentu kita sebagai orang tua merasa sangat antusias menyambut perkembangan barunya. “Pada tahap ini, bayi jauh lebih ekspresif dan terlibat dengan dunia di sekitarnya, yang menghasilkan foto-foto yang ceria dan alami,” tambahnya.

3. Merangkak

Memasuki usia 9 hingga 12 bulan, biasanya Si Kecil mulai aktif bergerak kesana dan kemari, Bunda. Di fase ini, mereka juga mulai merangkak. “Saat bayi menjadi lebih aktif, foto sering kali menangkap rasa ingin tahu dan eksplorasi saat mereka mulai bergerak,” terangnya.

4. Ulang tahun pertama

Ulang tahun pertama menjadi momen paling berkesan dalam perjalanan tumbuh kembang Si Kecil. Menurut Karen, foto di ulang tahun pertama juga dapat menjadi cara untuk melihat perkembangan anak dari waktu ke waktu.

"Salah satu trik paling sederhana adalah memotret anak di tempat yang sama setiap bulan. Dengan latar belakang dan konsep yang konsisten, orang tua bisa melihat bagaimana anak  tumbuh, bergerak, dan berkembang sepanjang tahun pertamanya,” pungkasnya.

Tak hanya sebagai kenang-kenangan, manfaat memotret anak benar-benar bisa membantu orang tua mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi pada diri Si Kecil. Dan sejauh apa mereka tumbuh, membuat kita menyadari bahwa waktu sangat cepat berlalu.

Kesalahan umum saat memotret anak yang perlu diperhatikan

Karen juga menyampaikan beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang tua dalam memotret anak. Berikut kesalahan-kesalahan yang telah dicatat Karen, serta bagaimana cara memperbaikinya, dikutip dari laman Mirror.

1. Tidak menggunakan latar belakang dan konsep yang konsisten

Banyak orang tua yang mengambil foto momen penting di ruangan, sudut, atau latar belakang yang berbeda setiap kalinya. Hal ini justru akan membuat orang tua semakin sulit melihat seberapa banyak anak telah bertumbuh.

Solusinya, cobalah memotret mereka di tempat yang sama setiap bulannya, misalnya di keranjang bayi atau dengan selimut yang sama. Sertakan pula benda favoritnya sebagai perbandingan. Dengan konsistensi, perubahan yang terjadi akan semakin terlihat.

2. Lampu atau pencahayaan terlalu terang

Lampu di atas kepala dan lampu flash kamera bisa menimbulkan bayangan sehingga hasil foto kurang bagus. Hal ini juga dapat membuat warna kulit yang lembut pada bayi menjadi pucat.

Solusinya, gunakan cahaya alami yang misalnya datang dari jendela atau di tempat semi terbuka. Cahaya matahari membantu menangkap warna kulit alami dan ekspresi bayi yang lebih lembut.

3. Latar belakang berantakan dan mengganggu

Ruangan yang ramai, dipenuhi barang, atau pola yang mencolok, bisa membuat kita tidak fokus menangkap perubahan yang terdapat pada bayi. Solusinya, pilih latar belakang yang polos, bersih, sederhana, atau menggunakan selimut, sprei, atau kain polos berwarna netral agar fokus tertuju pada bayi.

4. Memilih pakaian yang terlalu ramai

Pakaian dengan logo atau motif besar-besar, terlalu cerah, bahkan kartun berukuran besar dapat mengalihkan perhatian dari momen yang ingin diabadikan oleh orang tua. Solusinya, pilihkan pakaian atau baju yang netral dan sederhana sehingga fokus tetap berada di ekspresi dan detail kecil pada bayi.

Demikian bagaimana manfaat memotret anak sejak bayi di tempat yang sama. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online