Jakarta -
Tidak semua pasangan bisa dengan cepat meraih kehamilan karena berbagai alasan. Simak 10 doa agar positif & cepat hamil memiliki keturunan, lengkap Arab, Latin & artinya.
Setelah menikah, kehadiran momongan memang menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Apalagi, mendapatkan keturunan juga menjadi salah satu tujuan dari pernikahan ya, Bunda. Dengan adanya keturunan sejatinya menjadi bagian untuk melanjutkan perjuangan agama Allah SWT.
Sebagai seorang muslim, tentunya kita semua bertahap ada tongkat estafet guna memperjuangkan agama di masa mendatang. Dan, adanya keturunan dari kita semua menjadi pewaris yang akan melanjutkan perjuangan agama Allah SWT. Karenanya, Rasulullah SAW sangat membanggakan umatnya yang mempunyai keturunan. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits berikut ini:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sahabat Ma'qal bin Yasar berkata, "Seorang lelaki datang menghadap Nabi SAW, seraya berkata, 'Sesungguhnya aku mendapati seorang perempuan yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?'
Beliau menjawab, 'Jangan.'
Selanjutnya, ia pun menghadap Nabi SAW untuk kedua kalinya dan ternyata Nabi SAW tetap mencegahnya. Kemudian, ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi SAW bersabda, 'Nikahilah perempuan yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain." (HR Abu Dawud dan Nasa'i) seperti dikutip dari buku Ya Allah Beri Aku Momongan dan Kesadaran untuk Tidak Menyia-nyiakannya yang ditulis Mohammad Irsyad dan diterbitkan Media Pressindo.
Ya, terkait dengan hadirnya momongan, memang tidak semua pasangan bisa dengan mulus mendapatkannya. Ada sebagian pasangan yang diberikan ujian dengan ditundanya mereka mendapatkan keturunan meski sudah melakukan berbagai ikhtiar.
Semua doa pasti dikabulkan
Keinginan memiliki keturunan pastinya dimiliki setiap pasangan mana pun. Karenanya, berbagai usaha pun dilakukan termasuk melalui jalur langit dengan berbagai amalan doa. Namun, sering kali sebagai manusia, ada fase di mana merasa lelah berdoa karena sudah sering berdoa tetapi merasa tidak terkabul.
Mengutip buku Kitab Munajatun Nisa Doa-doa Mustajab Khusus Wanita yang ditulis Puspa Swara, Ibnu Watiniyah yang diterbitkan Puspa Swara, Suatu ketika Prof Dr M. Mutawalli asy-Syara'wi ditanya oleh seseorang, "Sering kita berdoa tetapi tidak terkabul. Apakah itu pertanda bahwa kita tidak bertakwa dan tidak sholeh?"
Maka beliau pun menjawab:
Allah menghendaki agar manusia mengucap, "Ya Allah... Ya Robbi.. Ya Tuhanku," supaya manusia memperoleh pahala. Ucapan itu hendaknya lahir dari hati yang ikhlas dan dengan sukarela.
Mungkin seseorang memohon sesuatu yang menurutnya baik, tetapi menurut Allah akan mendatangkan keburukan bagi dirinya. Manusia memohon kekayaan. Kalau dia diberi, dapat merusak dirinya dan menjauhkannya dari Allah. Kekayaan yang diberikan malah dipakai untuk melanggar ketentuan-ketentuan-Nya.
Allah berkeinginan menjaga dan melindungi hamba-hamba-Nya dan memberi karunia pahala akhirat serta kebahagiaan surga.
Suatu ketika, seseorang menyesal karena gagal bepergian. Ternyata gagalnya membawa hikmah. Sebab, jika ia tetap pergi, dapat membawa malapetaka, kendaraan yang ditumpangi mengalami kecelakaan.
Firman Allah:
"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik kepadamu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al Baqarah ayat 216).
Pada umumnya, manusia hanya melihat dunia dari naluriahnya saja. Tidak sampai kepada hakikatnya. Manusia lupa akan kewajiban-kewajiban dalam menuntut haknya (memohon dalam berdoa).
Bagaimana kewajiban yang harus dipenuhi oleh manusia dalam berdoa. Sebagaimana yang dijelaskan Allah ketika para Nabi memohon doa kepada-Nya dan doa-doa itu dikabulkan Allah. Firman Allah dalam QS Al Anbiya ayat 90 sebagai berikut:
"Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami."
Doa para nabi dikabulkan Allah karena nabi selalu menyandang tiga sifat sebagai syarat dikabulkannya doa, yaitu:
1. Selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan baik
2. Berdoa dengan perasaan harap dan cemas. Berharap agar doanya dapat terkabul dan cemas kalau doanya tidak dikabulkan
3. Selalu khusyu, tunduk, dan patuh kepada Allah
Doa agar positif & cepat hamil memiliki keturunan
Dalam kaitannya dengan khusyu berdoa, salah satu doa panjang yang dimunajatkan para pasangan suami istri ialah segera mendapatkan keturunan. Apalagi, sebagian pasutri mungkin terkendala berbagai hal sehingga perlu menunggu baik sebentar ataupun waktu yang lama untuk mendapatkan keturunannya.
Nah, jika masih menunggu dan belum dikabulkan hajat tersebut, tak ada salahnya untuk terus bersabar sambil tetap berikhtiar dan tawakal. Berikut ini berbagai doa agar positif dan cepat hamil memiliki keturunan yang bisa diamalkan ya, Bunda, seperti dikutip dari berbagai sumber:
1. QS Maryam ayat 1-11
(Kaf Ha Ya 'Ain Sad)
1. "Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad"
ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهٗ زَكَرِيَّا ۚ ٢
(zikru rahmati rabbika 'abdahu zakariyya)
2. (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,
اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا ٣
(iz nada rabbahu nida'an khafiyya)
3. Yaitu ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lirih.
قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا ٤
(qala rabbi inni wahanal-'azmu minni wasyta'alar-ra'su syaibaw wa lam akum bidu'a'ika rabbi syaqiyya)
4. Dia (Zakaria) berkata, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Tuhanku.
وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ ٥
(wa inni khiftul-mawaliya miw wara'i wa kanatimra'ati 'aqiran fa hab li mil ladungka waliyya)
5. Sesungguhnya aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu.
يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا ٦
(yarisuni wa yarisu min ali ya'quba waj'al-hu rabbi radiyya)
6. (Seorang anak) yang akan mewarisi aku dan keluarga Ya'qub serta jadikanlah dia, wahai Tuhanku, seorang yang diridai.
يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا ٧
(Yaa Zakariyyaaa innaa nubashshiruka bighulaami nismuhuu Yahyaa lam naj'al lahuu min qablu samiyyaa)
7. (Allah berfirman,) "Wahai Zakaria, Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang bernama Yahya yang nama itu tidak pernah Kami berikan sebelumnya."
قَالَ رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا وَّقَدْ بَلَغْتُ مِنَ الْكِبَرِ عِتِيًّا ٨
(qala rabbi anna yakụnu li gulamuw wa kanatimra'ati 'aqiraw wa qad balagtu minal-kibari 'itiyya)
8. Dia (Zakaria) berkata, "Wahai Tuhanku, bagaimana (mungkin) aku akan mempunyai anak, sedangkan istriku seorang yang mandul dan sungguh aku sudah mencapai usia yang sangat tua?"
قَالَ كَذٰلِكَۗ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَّقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْـًٔا ٩
(qala kazalik, qala rabbuka huwa 'alayya hayyinuw wa qad khalaqtuka ming qablu wa lam taku syai'a)
9. Dia (Allah) berfirman,459) "Demikianlah." Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali."
قَالَ رَبِّ اجْعَلْ لِّيْٓ اٰيَةً ۗقَالَ اٰيَتُكَ اَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلٰثَ لَيَالٍ سَوِيًّا ١٠
(qala rabbij'al li ayah, qala ayatuka alla tukalliman-nasa salasa layalin sawiyya)
10. Dia (Zakaria) berkata, "Wahai Tuhanku, berilah aku suatu tanda." (Allah) berfirman, "Tandanya bagimu ialah bahwa engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama (tiga hari) tiga malam, padahal engkau sehat."
فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ مِنَ الْمِحْرَابِ فَاَوْحٰٓى اِلَيْهِمْ اَنْ سَبِّحُوْا بُكْرَةً وَّعَشِيًّا ١١
(fa kharaja 'ala qaumihī minal-mihrabi fa auha ilaihim an sabbihu bukrataw wa 'asyiyya)
11. Lalu, (Zakaria) keluar dari mihrab menuju kaumnya lalu dia memberi isyarat kepada mereka agar bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang.
2. QS Al Furqan (25) ayat 74
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
3. QS Al Anbiya (21) ayat 89
وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
"Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik."
4. QS As Saffat (37) ayat 100
رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh."
5. QS Ali Imran (3) ayat 38
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ
"Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa."
6. Al Fatihah
1.بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillāhirraḥmānirraḥīm
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
2. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
Alḥamdu lillāhi rabbil'ālamīn
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam
3. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ
Ar raḥmānir raḥīm
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
4. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ
Māliki yaumid dīn
Pemilik hari pembalasan
5. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
6. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
Tunjukilah kami jalan yang lurus
7.صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ
Sirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ ḍāllīn
(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
7. Beristighfar 71 x
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barang siapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan melapangkan kesusahannya, memberi jalan keluar pada setiap kesukarannya, dan memberi rezeki tanpa diduga-duga." (HR Abu Daud dan Nasa'i).
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullahal 'adziim.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
8. Membaca Asmaul Husna : Ya Mushowwir
Usai melaksanakan sholat atau di kala waktu senggang, bacalah bacaan Asmaul Husna Al Mushowwir sebanyak 100 x.
Al Mushowwir (الْمُصَوِّرُ)
Artinya Maha Membentuk Rupa
9. QS Al Baqarah (2) ayat 127 - 128
Ayat 127 :
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.
Rabbana taqabbal minna innaka 'antas sami'ul 'alim
"Ya Tuhan kami terimalah amal dari kami sungguh Engkaulah yang Maha Mendengar Maha Mengetahui."
Ayat 128:
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbana waj'alna muslimaini laka wa min dzurriyatina ummatan muslimatallaka waarina manasikana wa tub 'alaina innaka antas sami'ul alim
"Ya Tuhan kami jadikanlah kami orang yang Berserah diri kepada-Mu dan anak cucu kami juga umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami sungguh Engkau Allah yang Maha Penerima tobat Maha Penyayang."
10. Doa memohon keturunan anak laki-laki
"Allahumma inni usammi ma fi bathni/bathni zaujati hadzihi muhammadan faj'alhu lii dzakaran bi haqqi shahibi hadzal ismisy-syarifi sayyidina Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallam."
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku menamai anak yang masih ada dalam perutku/perut istriku dengan nama Mumammad. Maka, jadikanlah berupa anak lelaki dengan mendapatkan kebenaran (Nabi) yang mempunyai nama mulia ini, yaitu junjungan kami Muhammad SAW.
Itulah deretan doa agar positif dan cepat hamil memiliki keturunan ya, Bunda. Tetap semangat dalam menanti momongan dan pantang menyerah menjalani perannya sebagai pejuang garis dua.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
7 hours ago
8












































