Mengapa Cicak Sering Muncul saat Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya

5 hours ago 5

Bunda merasa lebih banyak cicak di rumah saat sedang musim panas? Yuk simak alasan ilmiahnya di sini.

Saat musim kemarau mulai tiba, banyak orang merasa cicak di rumah tampak lebih sering muncul. Reptil kecil ini terlihat merayap di dinding, plafon, hingga berkumpul di sekitar lampu pada malam hari.

Kondisi tersebut sering menimbulkan pertanyaan, apakah cicak memang lebih aktif saat cuaca panas? Secara ilmiah, jawabannya adalah iya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Meningkatnya kemunculan cicak pada musim kemarau berkaitan erat dengan perubahan suhu, ketersediaan makanan, serta kondisi rumah yang menawarkan lingkungan ideal bagi mereka. Kehadiran cicak bukan pertanda mistis, melainkan respon alami terhadap perubahan lingkungan.

Mengutip Times of India, mari bahas alasan cicak sering muncul selama musim kemarau.

Cicak sering muncul saat musim kemarau

Jenis cicak yang paling sering dijumpai di rumah adalah house gecko atau cicak rumah. Hewan ini telah beradaptasi sangat baik dengan lingkungan perkotaan dan permukiman manusia.

Dinding, langit-langit, celah tembok, hingga sudut ruangan menyerupai habitat alami mereka di alam liar, seperti kulit pohon, celah batu, dan gua kecil. Untuk itu, rumah bukanlah tempat asing bagi cicak, melainkan bagian dari area hidup dan berburu mereka.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Urban Ecology menunjukkan bahwa reptil yang hidup di kawasan perkotaan mengalami perubahan perilaku yang membuat mereka semakin nyaman tinggal di sekitar bangunan buatan manusia.

Rumah menawarkan suhu stabil

Salah satu alasan utama cicak masuk ke rumah adalah kondisi suhu yang lebih stabil. Cicak merupakan hewan ektotermik, yaitu tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Mereka bergantung pada suhu lingkungan untuk tetap aktif dan bertahan hidup.

Saat musim kemarau, suhu di luar rumah bisa sangat panas pada siang hari. Sementara suhu di dalam rumah cenderung lebih sejuk dan konstan.

Rumah juga memberikan perlindungan dari hujan, angin, dan paparan sinar matahari langsung. Kondisi ini membuat cicak merasa lebih aman dan nyaman.

Banyak serangga, banyak cicak

Cicak datang ke rumah terutama untuk mencari makan. Makanan utama mereka adalah serangga kecil seperti nyamuk, lalat, ngengat, semut, dan serangga kecil lainnya. Rumah sering menjadi tempat favorit serangga karena adanya aroma makanan, tempat sampah, kelembapan, dan cahaya lampu. Ketika populasi serangga meningkat, cicak pun ikut berdatangan.

Lampu menjadi tempat berburu favorit cicak

Lampu rumah, baik LED, neon, maupun lampu dekoratif, sangat menarik bagi berbagai jenis serangga pada malam hari. Cicak dengan cepat belajar bahwa area di sekitar lampu merupakan lokasi terbaik untuk berburu. Itu sebabnya cicak paling sering terlihat di dekat lampu dinding, plafon sekitar bohlam, serta area jendela dan balkon yang terang. Semakin banyak pencahayaan pada malam hari, semakin besar kemungkinan cicak berkumpul di sekitarnya.

Celah dan sudut rumah menjadi tempat persembunyian cicak

Cicak membutuhkan tempat aman untuk bersembunyi dari predator. Rumah menyediakan banyak lokasi yang sesuai, seperti retakan dinding, sudut plafon, belakang lemari, celah keramik kamar mandi, gudang dan area penyimpanan. Tempat-tempat tersebut sangat mirip dengan lokasi persembunyian alami mereka di alam.

Kelembapan rumah menarik cicak

Meski musim kemarau identik dengan cuaca kering, beberapa bagian rumah tetap lembap, terutama dapur dan kamar mandi. Cicak mendapatkan kebutuhan air dari udara lembap, embun, dan permukaan basah.

Ada beberapa kondisi yang cenderung lebih menarik bagi cicak, antara lain:

  • Keran bocor
  • Dinding lembap
  • Saluran air terbuka
  • Ventilasi buruk

Kelembapan ini juga mendukung kehadiran serangga yang pada akhirnya menjadi sumber makanan cicak.

Musim kemarau bikin cicak lebih aktif

Perubahan musim memengaruhi aktivitas cicak. Saat memasuki musim kemarau, suhu yang lebih hangat meningkatkan metabolisme mereka sehingga gerakan menjadi lebih aktif.

Selain itu, populasi serangga biasanya meningkat pada kondisi hangat sehingga cicak lebih sering berburu dan lebih mudah terlihat oleh penghuni rumah. Dengan kata lain, bukan berarti cicak baru datang saat musim kemarau. Mereka mungkin sudah berada di sekitar rumah, namun aktivitasnya menjadi lebih intens sehingga kehadirannya mencolok.

Mitos cicak pertanda buruk

Di tengah masyarakat, cicak sering dikaitkan dengan berbagai kepercayaan, mulai dari pertanda keberuntungan hingga kabar buruk. Namun  tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. Kehadiran cicak sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor biologis dan lingkungan, seperti makanan, suhu, tempat berlindung, dan kelembapan.

Cara mengurangi cicak di rumah

Jika ingin mengurangi jumlah cicak, langkah terbaik adalah menghilangkan hal-hal yang menarik perhatian mereka. Berikut beberapa hal yang bisa Bunda lakukan di rumah.

  1. Kurangi jumlah serangga di dalam rumah.
  2. Tutup retakan dan celah tembok.
  3. Keringkan area lembap.
  4. Bersihkan dapur dan kamar mandi secara rutin.
  5. Atur penggunaan lampu pada malam hari.

Cara-cara di atas efektif karena menghilangkan sumber makanan dan tempat persembunyian yang disukai cicak.

Jadi, jika Bunda merasa cicak semakin banyak muncul ketika kemarau tiba, hal tersebut merupakan fenomena alam yang sepenuhnya normal. Bagi cicak, rumah manusia merupakan habitat yang nyaman dan strategi untuk bertahan hidup.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online