MAHKAMAH Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat memanggil anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi imbas ucapannya yang menyatakan ulama di Madura, Jawa Timur, terlibat peredaran narkoba. MKD menjadwalkan pemanggilan ini berlangsung pada Selasa, 14 April 2026 pukul 10.00 WIB.
"Iya benar (dipanggil)," kata Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam saat dihubungi pada Selasa.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Amatan Tempo pada pukul 10.07 WIB, belum ada aktivitas yang tampak di sekitar ruangan MKD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Nazaruddin Dek Gam mengatakan rapat dengan Aboe diundur menjadi pukul 12.00 WIB.
Pemanggilan Aboe ini juga tertuang dalam surat MKD nomor 148/PW.09/05/2026 yang dikeluarkan pada Senin, 13 April 2026. Dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Ketua MKD DPR Imron Amin itu, MKD memanggil Aboe Bakar untuk meminta penjelasannya.
Akibat maraknya pemberitaan yang menjadi perhatian di masyarakat lantaran menyoroti ucapan Aboe, maka MKD memutuskan menghelat rapat kerja untuk menghadirkan langsung politikus PKS tersebut.
Adapun muasal perkara Aboe ini adalah saat ia menghadiri rapat Komisi III dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Selasa, 7 April lalu. Kala itu Aboe menegaskan pentingnya kolaborasi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, hingga seluruh elemen masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba.
Tanpa kolaborasi berbagai unsur, kata dia, akan akan sulit memerangi narkoba. Habib kemudian mencontohkan bagaimana situasi pemberantasan narkoda di Madura, yang ditengarai melibatkan ulama dan pondok pesantren di sana.
"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit," kata Habib Selasa pekan lalu.
Di mengaku khawatir hal itu disebabkan oleh campur tangan pebisnis-pebisnis besar. "Saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak, karena ini atau pebisnis-pebisnis besar," ujarnya.
.png)

















































