Netanyahu Terkejut Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dengan Palu Godam

8 hours ago 7

loading...

PM Benjamin Netanyahu terkejut tentara Israel hancurkan patung Yesus Kristus dengan palu godam di Lebanon selatan. Foto/Younis Tirawi

TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengecam tindakan tentara militer Israel atau IDF yang menghancurkan patung Yesus Kristus dengan palu godam di sebuah desa Kristen di Lebanon selatan. Dia mengaku terkejut dan sedih mengetahui tindakan penistaan agama tersebut.

Sebuah foto yang viral menunjukkan seorang tentara IDF menghantam bagian kepala patung Yesus setelah jatuh dari salib. Otoritas Israel telah mengonfirmasi keaslian foto itu.

Baca Juga: Viral Foto Tentara Israel Hantam Patung Yesus dengan Palu Godam, Ini Respons IDF

Dalam unggahan X pada hari Senin, Netanyahu mengecam tindakan tentara Israel tersebut "dengan sekeras-kerasnya". Respons Netanyahu disampaikan setelah aksi vandalisme tentara Zionis itu memicu kemarahan komunitas Kristen di berbagai negara.

Dia mengumumkan bahwa otoritas militer sedang melakukan penyelidikan kriminal dan bahwa pelaku akan dikenai tindakan disiplin yang keras.

"Kemarin, seperti mayoritas besar warga Israel, saya terkejut dan sedih mengetahui bahwa seorang tentara IDF merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan," tulisnya.

"Israel, sebagai negara Yahudi, menjunjung tinggi nilai-nilai yang didasarkan pada toleransi dan saling menghormati di antara pengikut semua agama," lanjut dia.

Namun, dalam unggahannya, dia menyalahkan umat Islam atas kekerasan terhadap komunitas Kristen di Lebanon.

"Sementara umat Kristen dibantai di Suriah dan Lebanon oleh umat Muslim, populasi Kristen di Israel berkembang pesat tidak seperti di tempat lain di Timur Tengah," klaim Netanyahu.

Foto aksi vandalisme tentara Israel itu pertama kali diunggah di media sosial oleh Younis Tirawi, yang menyebut dirinya sebagai jurnalis Palestina. Insiden itu terjadi di Debl, sebuah desa Kristen yang terletak sekitar 6 kilometer dari perbatasan Lebanon dengan Israel.

Perusakan patung Yesus Kristus itu juga memicu perdebatan sengit di X antara pemerintah Israel dan Wakil Perdana Menteri Polandia Radosław Sikorski.

Sikorski memuji Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar karena meminta maaf atas penistaan patung Yesus, dengan menyatakan; "Bagus bahwa Menteri Sa'ar meminta maaf dengan cepat."

Namun, dia kemudian menyatakan bahwa Israel harus belajar dari insiden tersebut. "Tentara IDF sendiri mengakui kejahatan perang. Mereka tidak hanya membunuh warga sipil Palestina tetapi bahkan sandera mereka sendiri," paparnya, yang tampaknya merujuk pada operasi besar Israel di Gaza di mana lebih dari 70.000 warga Palestina tewas serta sandera Israel—korban sampingan dari serangan udara dan darat.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online