Program PESAT Malinau Ciptakan Lapangan Kerja

12 hours ago 3

INFO TEMPO - Program Pertanian Sehat yang diinisiasi Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, tak hanya memperkuat ketahanan pangan tapi juga membuka lapangan kerja. Bupati Wempi menjelaskan, program ini menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Malinau dengan menjadi satuan tugas (Satgas) PESAT.

Saat ini ada sekitar 380 anggota Satgas PESAT yang terlibat aktif dalam kegiatan pertanian. Mereka mendorong capaian produksi gabah sebesar 36.828 kilogram dan jagung 8.610 kilogram.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Satgas ini kami rekrut dan seleksi dari anak muda atau masyarakat Kebupaten Malinau yang tertarik untuk bergabung. Kami merektur dan memberikan penghasilan," kata Bupati Wempi di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Tak hanya menciptakan lapangan kerja, melalui Satgas PESAT ini, generasi muda di Kabupaten Malinau juga dididik dan dilatih untuk melakukan inovasi dengan teknologi. "Dengan begitu mereka memiliki kemampuan dan pengalaman yang baik, sehingga mereka bisa mandiri dan berdikari," ujarnya.

Bupati Wempi mengatakan, Satgas PESAT bekerja di lahan-lahan yang tersebar di kecamatan dan desa, sehingga mereka secara otomatis menjadi lokomotif dan inspirator bagi masyarakat ada di sana. "Jadi mereka sekaligus mentransfer pengetahuan atau mendapat pengetahuan baru yang diimplementasikan dalam Satgas PESAT," ucapnya.

Bupati Wempi menegaskan, Satgas PESAT tidak hanya berfokus pada satu sektor. "Ada yang menanam padi, ada yang jagung, lalu menunggu panen padi ada yang menanam cabai. Jadi produktifitas mereka itu kami tingkatkan, sehingga tidak bergantung pada satu komoditi, tapi mendorong komoditi lain yang bisa diproduksi di negara kita."

Bupati Wempi mengatakan, edukasi kesehatan juga diberikan kepada Satgas PESAT. Hal itu agar jika mereka ingin mandiri mereka tidak hanya paham soal pertanian, tapi juga faktor kesehatan dan ekonominya. "Jadi kami pastikan jika mereka ingin mandiri dan keluar dari Satgas PESAT, itu semua menjadi modal bagi mereka untuk kesejahteraan keluarga mereka," kata dia. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online