Telkom Perkuat AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

4 hours ago 6

Selular.ID – Telkom Indonesia memperkenalkan AIcosystem sebagai strategi membangun ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) nasional dalam ajang InnoVibes 2026 yang digelar di ITB Innovation Park, Bandung.

Melalui forum kolaborasi yang mempertemukan industri, akademisi, startup, pemerintah, dan talenta digital, Telkom menegaskan komitmennya untuk mempercepat adopsi AI sekaligus memperkuat AI Sovereignty atau kedaulatan AI Indonesia.

Partisipasi Telkom dalam InnoVibes 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kolaborasi lintas sektor di tengah pesatnya perkembangan AI.

Menurut Telkom, percepatan transformasi digital tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada sinergi antarpemangku kepentingan agar pengembangan AI mampu menghasilkan manfaat nyata bagi dunia usaha maupun masyarakat.

Pada penyelenggaraan InnoVibes 2026, Telkom terlibat dalam berbagai agenda, mulai dari Focus Group Discussion (FGD), industry showcase, industry sharing, hingga sesi jejaring industri.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Forum tersebut menjadi ruang diskusi mengenai implementasi AI, tantangan pengembangannya, serta peluang kolaborasi dalam membangun ekosistem AI nasional yang berkelanjutan.

Di hari pertama, Research & Growth Lead AI Campus Telkom menjadi narasumber dalam FGD bertajuk Integrating AI Into Business Innovation bersama perwakilan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Bio Farma.

Diskusi tersebut membahas pemanfaatan AI sebagai pendorong inovasi bisnis, peningkatan efisiensi operasional, serta penciptaan nilai tambah melalui penerapan teknologi yang bertanggung jawab.

Forum juga menghadirkan sesi Leveraging AI for Cybersecurity, yang mengulas pemanfaatan AI untuk memperkuat sistem keamanan siber di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital terhadap organisasi dan infrastruktur teknologi.

Pada hari kedua, InnoVibes 2026 menyelenggarakan sesi live podcast bertema Implementation of Artificial Intelligence in the Electronics, Creative Industry, and Defense Sectors.

Diskusi tersebut menghadirkan pelaku industri yang berbagi pengalaman mengenai implementasi AI di sektor elektronik, industri kreatif, hingga pertahanan, termasuk tantangan yang dihadapi dalam proses adopsinya.

Selain mengikuti forum diskusi, Telkom memanfaatkan sesi Industry Showcase untuk memperkenalkan AIcosystem, sebuah ekosistem AI yang dikembangkan perusahaan sebagai fondasi menuju AI Sovereignty Indonesia.

AIcosystem dibangun melalui tiga lapisan utama, yaitu AI Infrastructure, AI Models & Platform, serta AI Solutions & Applications.

Ketiga lapisan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan AI secara menyeluruh, mulai dari penyediaan infrastruktur komputasi, pengembangan model dan platform AI, hingga implementasi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri.

Executive General Manager Digital Product Telkom, Komang Budi Aryasa, mengatakan pengembangan AI membutuhkan kolaborasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Pengembangan AI membutuhkan kolaborasi yang erat antara industri, akademisi, pemerintah, startup, dan talenta digital. Melalui AIcosystem, Telkom membangun fondasi AI yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, platform, hingga solusi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong AI sovereignty Indonesia sekaligus menghadirkan inovasi AI yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi industri maupun masyarakat,” ujar Komang.

Untuk memperkuat pengembangan AIcosystem, Telkom juga membangun AI Center of Excellence (AI CoE) sebagai pusat kolaborasi, penelitian, dan pengembangan teknologi AI.

AI CoE tersebut dikembangkan melalui lima pilar utama. Pilar pertama adalah AI Campus, yang berfokus memperkuat kolaborasi riset bersama perguruan tinggi.

Pilar kedua, AI Playground, menyediakan ruang eksplorasi bagi pengembang dalam mengembangkan model AI.

Pilar berikutnya adalah AI Connect yang difokuskan pada pengembangan talenta digital Indonesia, AI Native yang mendukung percepatan implementasi AI di lingkungan internal Telkom, serta AI Hub yang menghadirkan berbagai use case AI yang telah diuji sehingga siap diterapkan di berbagai sektor industri.

Melalui AI Hub, Telkom menampilkan sejumlah solusi berbasis AI yang telah dikembangkan melalui platform AI BigBox.

Solusi tersebut memperlihatkan implementasi AI yang telah digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional maupun pengambilan keputusan di berbagai bidang.

Beberapa solusi yang diperkenalkan antara lain AI Computer Vision, yang memanfaatkan teknologi pengenalan citra untuk menganalisis gambar dan video guna mendukung otomasi proses bisnis.

Telkom juga menampilkan AI Chat Assistant yang dirancang membantu meningkatkan efisiensi layanan pelanggan sekaligus produktivitas organisasi.

Selain itu, terdapat Social Media Analytics yang mampu mengolah data dari media sosial menjadi wawasan berbasis data untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Telkom juga memperkenalkan AI Legal Analytics, solusi yang membantu pengelolaan dokumen hukum dan bisnis melalui proses analisis yang lebih cepat dan terstruktur.

Melalui demonstrasi berbagai solusi tersebut, Telkom menunjukkan bahwa AI telah memasuki tahap implementasi nyata dan tidak lagi sebatas teknologi eksperimental.

Beragam solusi yang dipamerkan dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional sektor bisnis dengan memanfaatkan analitik data, otomatisasi, serta kemampuan pemrosesan bahasa alami.

Keikutsertaan Telkom dalam InnoVibes 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem AI nasional.

Melalui AIcosystem dan AI Center of Excellence, Telkom menyatakan akan terus mendorong pengembangan talenta digital, memperluas kolaborasi riset bersama akademisi dan industri, serta menghadirkan solusi AI yang mendukung percepatan transformasi digital sekaligus memperkuat daya saing Indonesia dalam pengembangan kecerdasan buatan.

Baca Juga: XLSmart Getol di Pita 700 MHz, Telkomsel Ranking 1 untuk Pita 2,6 GHz

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online