BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat Kelompok 3B

9 hours ago 9

BADAN Gizi Nasional atau BGN kini mewajibkan seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk menambah jumlah penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau 3B. Kewajiban ini diharapkan dapat dipenuhi dalam dua pekan ke depan.

Menurut Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, kebijakan itu menjadi bagian dari percepatan penanganan stunting melalui program makan bergizi gratis (MBG). Dia mengatakan saat ini capaian penerima manfaat MBG baru sekitar 9 juta orang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Padahal, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah sasaran kelompok 3B mencapai 22 juta hingga 26 juta orang. “Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta,” kata Nanik dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut Nanik, kondisi tersebut membuat BGN perlu melakukan refocusing program agar layanan pemenuhan gizi lebih terarah kepada kelompok prioritas yang membutuhkan intervensi segera. Karena itu, seluruh SPPG diminta aktif melakukan pendataan dan optimalisasi layanan di wilayah kerja masing-masing.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk mempercepat pemerataan layanan gizi sekaligus mendukung penurunan angka stunting nasional. Program MBG selama ini, kata Nanik, menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Dia juga mengancam akan menghentikan sementara operasional SPPG yang tidak mampu memenuhi target penerima manfaat kelompok 3B. Kebijakan suspend itu disebut sebagai upaya memastikan seluruh pelaksana program tetap fokus pada tujuan utama program. “Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” ujar Nanik.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online