loading...
Kotoran sapi yang biasanya hanya dibuang begitu saja kini mulai dimanfaatkan menjadi biobriket melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen Unwaha di Kelompok Ternak Budi Luhur, Jombang. Foto: Ist
JOMBANG - Apa yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat menjadi sumber energi alternatif. Kotoran sapi yang biasanya hanya dibuang begitu saja kini mulai dimanfaatkan menjadi biobriket melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha) di Kelompok Ternak Budi Luhur, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2026 melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Juli 2026 yang diketuai oleh Dyah Ayu Sri Hartanti dengan melibatkan dosen dari berbagai bidang keilmuan memberikan pendekatan yang saling melengkapi.
Baca juga: Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula dan Masa Depan Dosen
Bidang lingkungan memberikan penguatan terkait pengelolaan limbah dan keberlanjutan lingkungan. Bidang Rekayasa Pertanian dan Biosistem berperan dalam aspek teknologi pengolahan dan pemanfaatan limbah menjadi biobriket.
Sementara itu, bidang Ekonomi Pembangunan memberikan penguatan terkait peluang ekonomi, pengembangan usaha, dan pemasaran produk. Keterlibatan mahasiswa Fakultas Pertanian juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung bersama masyarakat, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, sekaligus memahami berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan kelompok ternak tersebut menjadi bentuk nyata bahwa perguruan tinggi dapat hadir tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan solusi yang aplikatif.
Persoalan limbah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi kelompok peternak. Kotoran sapi yang dihasilkan setiap hari dalam jumlah cukup banyak sering kali belum mendapatkan pengelolaan yang optimal. Melalui kegiatan ini, tim dosen Unwaha memperkenalkan cara pandang baru bahwa limbah peternakan tidak harus selalu berakhir sebagai bahan buangan.
.png)








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255296/original/097406900_1750154745-1.jpg)







