Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang

2 days ago 15

SEORANG mahasiswa program magister Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2024 bernama Arief Wibisono dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Ahad, 10 Mei 2026 sekitar pukul 07.06 WIB.

“Pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan kini fokus utama adalah mendukung proses pencarian,” kata Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Nita Yuanita dalam keterangannya Ahad, 10 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Berdasarkan informasi awal yang diterima, Arief dalam perjalanan turun dari Gunung Puntang bersama dua rekannya. Dia berjalan mendahului rekannya. Namun setiba di basecamp Pasirkuda, kedua rekannya tidak menemukan Arief dan hingga kini belum berhasil melakukan kontak.

Menurut pihak ITB, tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan kepolisian setempat dilaporkan telah turun melakukan pencarian, sementara keluarga yang bersangkutan juga sedang menuju lokasi.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor SAR (Basarnas) Bandung Ade Dian Permana, pencarian mahasiswa ITB itu hingga Ahad petang masih dilanjutkan. “Kami tunggu laporan, pencarian terus dilanjutkan. Harapan kami korban bisa terselamatkan,” katanya kepada Tempo, Ahad, 10 Mei 2026.

Personel Basarnas ditambah sejak siang. Hingga kini total ada 15 orang ditambah relawan dalam tim gabungan yang mencari korban tersesat di Gunung Puntang. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung menerima laporan terkait seorang pendaki yang tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Ahad 10 Mei pukul 10.10 WIB.

Korban melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Sabtu, 9 Mei 2026 melalui jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda. “Rombongan pendaki berjumlah tiga orang memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba pada pukul 12.00 WIB. Setelah beristirahat selama kurang lebih satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp Gunung Puntang,” kata Ade.

Saat perjalanan turun, korban diketahui berjalan lebih dahulu meninggalkan kedua rekannya. Namun ketika kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum terlihat kembali. Upaya pencarian mandiri bersama ranger basecamp telah dilakukan namun korban belum ditemukan.

Menurut Ade, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Kantor SAR Bandung, Brimob, serta Tim Ranger Pasir Kuda. Peralatan yang digunakan di antaranya rescue car compartment, peralatan medis, alat komunikasi, serta alat pelindung diri. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online