Jakarta -
Bunda, pernah kebayang enggak kalau setetes ASI yang kita hasilkan ternyata bisa jadi 'penyelamat hidup' bagi bayi lain? Kisah satu ini benar-benar bikin haru sekaligus menginspirasi.
Seorang ibu rumah tangga bernama Selva Brindha berhasil mencetak rekor luar biasa dengan menyumbangkan lebih dari 300 liter ASI untuk bayi-bayi prematur dan kritis. Jumlah yang mungkin terdengar 'mustahil', tapi nyata terjadi berkat konsistensi dan niat tulusnya. Berikut kisahnya dikutip dari Timesofindia.
300 Liter dalam 22 bulan
Brindha memulai donasi ASI sejak April 2023 melalui bank ASI di rumah sakit pemerintah. Selama sekitar 22 bulan, ia berhasil mengumpulkan total sekitar 300,17 liter ASI. Menariknya, kontribusinya bahkan mencapai hampir setengah dari total ASI yang diterima bank ASI tersebut dalam periode dua tahun terakhir. Berkat dedikasinya, ia pun masuk dalam Asia Book of Records dan India Book of Records.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di balik pencapaian luar biasa ini, Brindha ternyata sempat menghadapi berbagai tantangan. Ia mengaku mengalami penurunan berat badan dan juga mendapat komentar negatif dari lingkungan sekitar. Masih banyak stigma dan mitos soal donor ASI yang membuat sebagian ibu ragu untuk melakukannya.
Namun setelah mendapatkan penjelasan dari dokter, ia justru semakin yakin. Ia memahami bahwa memompa ASI memang membakar kalori, tapi tetap aman selama kebutuhan nutrisi terpenuhi.
“Bukan soal seberapa banyak yang diberikan, tapi tentang memilih untuk memberi,” ungkap Brindha.
Menyelamatkan ratusan bayi prematur
ASI yang didonasikan Brindha bukan sekadar angka, Bunda. Dokter menyebutkan bahwa donasinya telah membantu ratusan bahkan ribuan bayi, terutama bayi prematur dan yang dalam kondisi kritis.
Bayi prematur memang seringkali belum bisa menyusu langsung dari ibunya. Di sinilah peran bank ASI menjadi sangat penting menyediakan nutrisi terbaik agar bayi bisa bertahan dan tumbuh sehat.
Tahukah Bunda? Dalam beberapa kasus, 1 liter ASI bisa membantu kebutuhan beberapa bayi prematur dalam perawatan intensif. Artinya, donasi 300 liter seperti yang dilakukan Brindha bisa berdampak ke ratusan bahkan ribuan bayi. Makanya, setiap tetes ASI itu sangat berarti.
Ketentuan Donor ASI/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari
Kenapa donor ASI itu penting?
Bunda, ASI bukan cuma makanan, tapi juga obat alami untuk bayi. Penelitian menunjukkan bahwa ASI mengandung antibodi, faktor imun, dan nutrisi penting yang dapat melindungi bayi dari infeksi, gangguan pencernaan, hingga penyakit serius lainnya.
Donor ASI bukan sekadar berbagi, tapi bisa menjadi 'penyelamat hidup' bagi banyak bayi terutama yang lahir prematur atau dalam kondisi medis tertentu. Berikut penjelasan kenapa donor ASI itu sangat penting, terutama untuk Bunda yang ingin memahami manfaatnya secara lebih dalam.
1. Menyelamatkan bayi prematur dan sakit
Bayi prematur sering belum mampu menerima susu formula dengan baik. ASI donor mengandung zat imun dan nutrisi yang jauh lebih mudah dicerna.
Menurut World Health Organization (WHO), ASI tetap menjadi pilihan terbaik even jika berasal dari donor karena mampu menurunkan risiko infeksi dan kematian pada bayi baru lahir.
2. Mengandung antibodi alami
ASI kaya akan antibodi, terutama imunoglobulin (IgA), yang membantu melindungi bayi dari penyakit seperti diare, infeksi saluran pernapasan, hingga sepsis. Penelitian dalam jurnal pediatri menunjukkan bahwa bayi yang menerima ASI donor memiliki sistem imun yang lebih kuat dibandingkan bayi yang hanya diberi susu formula.
Salah satu manfaat paling penting adalah mencegah penyakit berbahaya seperti Necrotizing Enterocolitis (NEC) dan Infeksi berat pada bayi.
Studi medis menunjukkan bahwa bayi prematur yang mendapat ASI donor memiliki risiko NEC yang jauh lebih rendah dibandingkan yang diberi susu formula.
4. Mendukung tumbuh kembang optimal
ASI mengandung:
- DHA & ARA untuk perkembangan otak
- Protein berkualitas tinggi
- Enzim dan hormon penting
Ini membantu perkembangan kognitif dan fisik bayi lebih optimal, terutama di masa awal kehidupan yang krusial.
5. Alternatif aman saat ibu tidak bisa menyusui
Tidak semua ibu bisa memberikan ASI karena kondisi seperti:
- Produksi ASI rendah
- Ibu sakit atau konsumsi obat tertentu
- Bayi dirawat di NICU
Dalam kondisi ini, ASI donor menjadi solusi terbaik kedua setelah ASI ibu kandung.
6. Mendukung sistem bank ASI yang aman
Donor ASI biasanya disalurkan melalui bank ASI yang sudah melalui proses:
- Skrining kesehatan donor
- Pasteurisasi
- Penyimpanan higienis
Organisasi seperti Human Milk Banking Association of North America (HMBANA) menetapkan standar keamanan ketat untuk memastikan ASI tetap aman dikonsumsi bayi.
7. Bentuk kepedulian sosial yang berdampak besar
Donor ASI adalah bentuk solidaritas antar ibu. Satu kantong ASI bisa membantu bayi lain bertahan hidup dan tumbuh sehat, ini bukan sekadar nutrisi, tapi juga 'hadiah kehidupan'.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
9 hours ago
5















































