Penyebab Payudara Terasa Nyeri setelah Konsumsi Pil KB

11 hours ago 9

Jakarta -

Penggunaan alat KB katanya memang cocok-cocokan ya, Bunda. Tak jarang, ada Bunda di luar sana yang merasakan efek sampingnya ketika menggunakan pil KB dari flek wajah hingga nyeri di payudara. Cari tahu yuk, penyebab payudara terasa nyeri setelah konsumsi pil KB.

Sebagian perempuan mungkin merasakan efek samping ketika pertama kali memulai mengonsumsi pil KB. Ada yang mengalami perdarahan di antara periode menstruasi atau perubahan pada pola menstruasi. Semua hal tersebut sebenarnya wajar terjadi dalam beberapa bulan pertama penggunaan pil KB kok, Bun. 

Bahkan, mengonsumsi pil KB pada sebagian orang juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Beberapa orang melaporkan mengalami sakit kepala, mual atau pusing, dan nyeri payudara. Tetapi, tidak ada cukup bukti untuk mengatakan apakah hal tersebut memang benar disebabkan oleh pil KB yang mereka konsumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penyebab payudara nyeri setelah mengonsumsi pil KB

Berbagai jenis dan merek kontrasepsi memang bisa menyebabkan ragam efek samping ringan dan jangka pendek. Termasuk salah satunya nyeri di payudara dan berbagai gangguan lainnya seperti mual, peningkatan berat badan, migrain yang meningkat, perubahan suasa hati, dan lainnya.

Perlu Bunda ketahui bahwa selama 3 siklus menstruasi pertama setelah mengonsumsi pil KB, perubahan hormonal sering menyebabkan beberapa efek smaping yang tidak diinginkan. Hormon dalam pil KB (termasuk estrogen dan progesteron) sering menyebabkan peningkatan ukuran payudara. 

Organ ini akan menyusut setelah periode pertama mengonsumsi pil (sekitar beberapa siklus menstruasi) atau setelah berhenti mengonsumsi pil. Dalam kondisi tersebut, biasanya payudara yang membesar menyebabkan keadaan tegang, nyeri, atau sensitivitas ekstrem terhadap sentuhan.

Faktanya, semakin tinggi kandungan hormon dalam pil maka semakin tinggi pula risiko efek samping yang menyebabkan pembesaran payudara. Inilah salah satu alasan mengapa dokter perlu mempertimbangkan untuk meresepkan obat yang mengandung hormon seminimal mungkin, untuk meminimalkan kemungkinan efek samping saat mengonsumsi pil kontrasepsi, sambil tetap memastikan efektivitas obat tersebut seperti dikutip dari laman Vinmec.

Apakah nyeri payudara akibat pil KB termasuk normal?

Sangat normal bagi para perempuan yang mengonsumsi pil KB dan mengalami nyeri di sekitar area payudaranya serta merasakan sensitivitas di area tersebut. 

Nyeri atau rasa sakit pada payudara merupakan efek samping yang umum dan ringan dari kontrasepsi hormonal. Perempuan yang mengonsumsi pil KB terutama pil KB kombinasi atau pil yang mengandung dua hormon yakni estrogen dan progestin, bukan hanya progestin akan lebih mungkin mengalami efek samping seperti nyeri payudara.

Pengaruh hormon dalam pil KB terhadap nyeri payudara

Adanya perubahan alami kadar estrogen dan hormon kehamilan progesteron yang akhirnya menyebabkan nyeri payudara datang dan pergi sepanjang siklus bulanan.

Inilah mengapa Bunda mungkin kerap merasakan pembengkakan dan rasa sakit pada payudara tepat sebelum menstruasi. Kemudian, saat Bunda mengonsumsi pil KB, perubahan hormon ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada payudara yang lebih parah atau mungkin sebaliknya yakni dapat meredakan rasa sakit. Efek dari setiap orang biasanya akan berbeda tergantung jenis pil dan masing-masing individu, seperti dikutip dari laman Nurx.

Cara mengatasi payudara nyeri setelah minum pil KB

Sebagian perempuan yang mengalami nyeri payudara setelah minum pil KB setiap bulannya mungkin merasakan ketidaknyamanan. Agar nyeri berangsur mereda, lakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul ya, Bunda:

1. Mengoleskan kompres panas atau dingin
2. Membatasi asupan garam
3. Mengenakan bra yang nyaman
4. Mengonsumsi obat antifinflamasi non steroid

Selain langkah-langkah di atas, beberapa upaya berikut juga bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman pada payudara usai mengonsumsi pil KB, Bun:

1. Olahraga ringan

Untuk mengurangi nyeri payudara saat mengonsumi pil KB, sebaiknya Bunda melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, atau latihan pernapasan dalam. Hal ini bisa membantu mengurangi gejala seperti stres, cemas, dan lelah. Selain itu, berjalan kaki juga bisa membantu tidur lebih nyenyak di malam hari, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menjaga kesehatan tubuh.

2. Membuat tubuh rileks

Biarkan tubuh rileks untuk mengurangi stres dan memulihkan energi. Metode yang bisa dilakukan untuk membantu merilekskan seluruh tubuh ialah mandi air hangat, atau pergi ke sauna atau spa. Selain itu, atur pekerjaan lebih seimbang agar tidak stres, tidur cukup, dan tidak kelelahan saat merasa tidak nyaman karena efek pil KB.

3. Sesuaikan pola makan

Batasi makanan yang mengandung kafein dapat mengurangi nyeri payudara. Selain itu, Bunda perlu membangun pola makan rendah lemak, terutama lemak jenuh. Hal ini dapat membantu mengurangi kadar estrogen dan memperbaiki nyeri payudara pramenstruasi. Serta, tambahkan suplemen vitamin E dan B6 sesuai petunjuk dokter untuk mengurangi nyeri payudara saat mengonsumsi pil KB. Bunda juga bisa memasukkan makanan yang kaya akan kedua vitamin tersebut seperti bayam, kale, sawi hijau, kacang-kacangan, buncis, dan lainnya.

4. Kenakan bra yang nyaman

Bra berbusa dapat menyebabkan iritasi kulit dan tidak cocok untuk pemakaian jangka panjang. Guna mengurangi n yeri saat mengonsumsi pil KB, sebaiknya memilih bra tanpa kawat penyangga dengan ukuran yang sedikit lebih besar dari lingkar dada, agar Bunda merasa lebih nyaman dan menghindari rangsangan tambahan saat payudara tegang.

Kapan harus ke dokter jika nyeri payudara tidak hilang?

Sebagian perempuan mungkin mengalami nyeri payudara setiap bulannya seiring perubahan hormon dalam tubuhnya. Sementara yang lainnya mengalami nyeri payudara segera setelah mulai menggunakan pil KB. Biasanya, nyeri tersebut hilang dalam beberapa minggu. Jika tidak, segera memastikannya dengan memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi tanda sesuatu yang serius.

Oh iya, Bunda, nyeri payudara saat mengonsumsi pil KB sebenarnya akan sedikit berkurang jika Bunda mengetahui cara merawatnya. Jika Bunda merasakan nyeri payudara disertai gejala yang tidak biasa, atau kondisinya berlanjut menjadi lebih serius, Bunda perlu segera menemui dokter untuk mengetahui penyebabnya dan menanganinya dengan benar.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online