Jakarta -
Bintang film The King's Warden, Park Ji Hoon, mengaku pernah kesulitan untuk menurunkan berat badan. Park Ji Hoon bahkan sempat mempertimbangkan untuk menjalani suntikan medis seperti Wegovy dan Mounjaro, untuk memangkas berat badannya.
Baru-baru ini, Park Ji Hoon menceritakan perjuangan dietnya untuk menurunkan berat badan Aktor 27 tahun ini mengatakan bahwa berat badannya turun dengan cepat ketika ia makan lebih sedikit, tetapi naik dengan mudah saat ia makan seperti biasa.
Saat ini, Park Ji Hoon mengaku sedang dalam periode penurunan berat badan. Dilansir laman Allkpop, hal tersebut dilakukan karena nafsu makannya yang besar dan kecintaannya pada makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, saya lagi berusaha (diet). Saya juga suka banget makan, nafsu makan saya besar," katanya, dalam wawancara di YouTube I Didn't Even Prepare Much.
Sang aktor mengakui bahwa ia pernah mempertimbangkan suntikan Wegovy dan Mounjaro untuk menurunkan berat badan. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya karena takut menjalani prosedur tersebut, Bunda.
"Tapi saya terlalu takut untuk mencobanya. Saya banyak memikirkannya karena saya harus menurunkan berat badan secara drastis," ungkap Park Hi Hoon.
Pada awal tahun 2026, Park Ji Hoon sempat mengungkap berat badannya yang turun 15 kilogram (kg) untuk mendalami peran di film The King's Warden. Untuk memangkas berat badannya, anggota grup Wanna One ini menjalani diet yang cukup ekstrem.
"Sederhana tapi sangat sulit. Saya sama sekali tidak makan. Saya hanya bertahan hidup dengan dua potong apel, dan seiring berjalannya waktu, saya tidak bisa tidur dan menjadi sangat kelelahan. Saya ingin mendapatkan penampilan itu dengan benar," ungkapnya, dikutip dari Koreaboo.
Selama diet, Park Ji Hoon juga menjauhi olahraga karena ingin mendapatkan penampilan yang sempurna untuk perannya di film. Saat itu, aktor asal Korea Selatan ini dituntut untuk memiliki tubuh yang kurus.
"Daripada hanya terlihat kurus, saya ingin menyampaikan sesuatu yang lebih dari itu. Saya pikir olahraga tidak akan berhasil, jadi saya sengaja mengurangi makan. Saat itu, tubuh saya sedang dalam 'masa istirahat'. Itu adalah periode liburan di mana saya makan, tidur, dan bersantai, jadi berat badan saya sedikit di atas 70 kg. Saya kehilangan sekitar 15 kg dalam dua setengah bulan," ujarnya.
Namun, diet ekstrem yang dijalani Park Ji Hoon berakibat fatal pada tubuhnya. Ia mengalami muntah setelah makan, bahkan setelah syuting berakhir.
"Saya mempertahankan berat badan itu sampai syuting selesai. Saat itu, saya bahkan tidak nafsu makan. Hanya melihat atau mencicipi makanan saja membuat saya ingin muntah. Kondisi fisik saya sangat buruk," katanya.
"Saat itulah saya pertama kali menyadari bagaimana rasanya pusing. Setelah berteriak saat adegan akting, kepala saya akan berputar."
Diet ekstrem memang dapat menyebabkan berbagai konsekuensi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang, Bunda. Kekurangan nutrisi karena diet ekstrem dapat menyebabkan tingkat energi yang rendah, anemia, sembelit, sistem kekebalan tubuh yang terganggu, hingga menimbulkan depresi.
Prinsip dasar diet adalah menjalani gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi. Selama diet ini, Bunda juga dapat mengatur asupan kalori sesuai dengan kondisi tubuh.
"Makan sehat bukan berarti menghilangkan makanan favorit, melainkan tentang menemukan keseimbangan. Dengan beberapa penyesuaian sederhana, kita dapat mengisi piring Anda dengan makanan bergizi yang meningkatkan energi dan tetap sesuai dengan gaya hidup," kata ahli gizi Lindsey DeSoto, RD, LD, dilansir Very Well Health.
Selain konsumsi makanan sehat, Bunda juga disarankan untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk mendukung program diet. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menurunkan BB, seperti jalan sehat, lari, atau angkat beban. Bunda dapat memilih jenis olahraga yang disukai agar bisa dilakukan secara terus-menerus.
Demikian cerita perjuangan Park Ji Hoon tentang program diet yang dijalaninya untuk menurunkan berat badan, serta tips yang tepat menurut pakar. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
.png)
17 hours ago
11

















































