Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Benih dan Traktor untuk Petani

17 hours ago 12

INFO TEMPO - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan bantuan benih dan alat mesin pertanian berupa traktor roda empat untuk petani Kecamatan Ngadiluwih di Sumber Sugih Waras, Desa Dukuh, pada Kamis, 7 Mei 2026. Tindakan tersebut merupakan upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kediri.

Total bantuan benih jagung yang akan disalurkan pada 2026 mencapai 3,39 ton dan diperuntukkan bagi 15 kelompok tani. Sementara satu unit traktor roda empat diberikan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Desa Purwokerto.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam kegiatan penyerahan bantuan itu, Bupati yang akrab disapa Dhito juga berdialog dengan para petani. Pada kesempatan tersebut, sejumlah kelompok tani menyampaikan usulan agar pemerintah turut memberikan bantuan alat dan mesin pertanian lainnya untuk mendukung kegiatan mereka.

"Tadi ada beberapa permintaan tambahan seperti Combine Harvester untuk panen (padi) sama alat tanam (benih padi)," kata Dhito.

Bantuan mesin Combine Harvester, misalnya, diusulkan petani untuk membantu mempercepat proses panen padi. Sementara itu, bantuan alat tanam juga menjadi kebutuhan mendesak karena petani saat ini kesulitan memperoleh tenaga kerja untuk penanaman secara manual.

"InsyaAllah alat tanam akan kita berikan minggu depan, untuk Combine Harvester akhir tahun atau awal tahun depan itu paling cepat," ucapnya.

Selain permintaan bantuan mesin pertanian, Dhito juga mendapatkan keluhan dari petani tebu terkait dengan serangan hama uret. Petani tebu meminta solusi untuk mengatasi hama uret termasuk meminta dukungan bantuan infrastruktur pertanian untuk membantu pengairan lahan.

Menanggapi persoalan itu, Dhito menyatakan akan memberikan bantuan sumur submersible untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian. Pada 2026, pembangunan sumur submersible direncanakan dilakukan di dua lokasi di Kecamatan Ngadiluwih, yakni Desa Badal Pandean dan Desa Ngadiluwih. Selain itu, pemerintah juga akan membangun jaringan irigasi tersier di Desa Bangle guna memperkuat pasokan air.

"Untuk menangani hama uret kami minta (Dinas Pertanian dan Perkebunan) turunkan tim untuk dibersihkan, dikasih obat karena kalau tidak segera diselesaikan bisa berbahaya," ucapnya.

Dalam acara tersebut, Dhito juga berpesan kepada petani untuk merawat bantuan peralatan pertanian yang disalurkan. Bantuan yang telah disalurkan diharapkan membantu petani dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kediri.

Bantuan tersebut juga bukan kali pertama diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Pada tahun sebelumnya, Pemkab Kediri telah menyalurkan dua unit traktor roda empat kepada kelompok tani di Desa Tales serta Gapoktan di Desa Bangle. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online