PNM Asah Daya Juang Karyawan melalui Grand Final PORSENI 2026

17 hours ago 11

INFO TEMPO - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali menggelar pesta akbar tahunannya melalui Grand Final Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PNM 2026. Ajang ini mempertemukan ribuan insan PNM dari seluruh Indonesia yang bertukar peran dari karyawan menjadi atlet, penyanyi, penari, hingga komika, dan diselenggarakan di BRILiaN Stadium pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Mengusung tema “Sinergi dalam Prestasi, Membangun Bersama PNM”, PORSENI PNM 2026 bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya tercermin dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menyatukan seluruh cabang dalam satu semangat yang sama.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam sambutannya saat membuka Grand Final, Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa PORSENI bukan sekadar tentang menang atau kalah dalam pertandingan.

“Hari ini bukan sekadar tentang pertandingan. Hari ini adalah tentang merayakan perjalanan panjang yang telah mempertemukan insan PNM dari berbagai daerah, cabang, talenta, dan cerita dalam satu semangat kebersamaan,” ujar Kindaris.

Menurutnya, semangat untuk memberikan yang terbaik menjadi benang merah yang menyatukan seluruh peserta, terlepas dari hasil akhir yang mereka raih.

“Ada yang mengejar kemenangan, ada yang menunjukkan kreativitas melalui seni, ada yang menang, dan ada pula yang harus menerima kekalahan. Namun, semuanya memiliki satu kesamaan, yaitu telah memberikan yang terbaik. Bagi saya, inilah makna PORSENI yang sesungguhnya. Di PNM, kita tidak hanya bekerja bersama. Kita tumbuh bersama, berjuang bersama, dan merayakan keberhasilan bersama. Inilah semangat One PNM,” tegasnya.

Penyelenggaraan PORSENI tahun ini melibatkan 58 cabang, Kantor Pusat, dan Perusahaan Anak PNM. Ribuan atlet dan talenta turut berkompetisi, baik secara langsung maupun daring, dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.

Para peserta merupakan insan PNM yang sehari-hari mendampingi nasabah dan turut menggerakkan ekonomi kerakyatan. Melalui PORSENI, mereka tampil sebagai pejuang di lapangan dan panggung dengan membawa nama serta kebanggaan cabang masing-masing.

Perjalanan menuju Grand Final dimulai melalui babak kualifikasi yang diselenggarakan dalam dua tahap. Pada 11 Juli 2026, enam kota—Medan, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar—menjadi arena pertandingan Mini Soccer Putra, Bulu Tangkis, Tenis Meja, dan Padel.

Kompetisi kemudian berlanjut pada 14–18 Juli 2026 melalui sejumlah cabang yang diselenggarakan secara daring, yaitu E-sports Mobile Legends, Dance Competition, PNM Idol, Band Competition, dan Stand-up Comedy. Format digital tersebut menyatukan seluruh cabang PNM dalam satu ruang kompetisi yang sama.

Dari ribuan peserta yang berjuang pada babak kualifikasi, sebanyak 277 atlet dan ofisial terbaik berhasil memperoleh golden ticket menuju Grand Final. Mereka merupakan insan-insan terpilih yang berhasil melewati proses seleksi ketat dan mewakili regional masing-masing pada panggung puncak PORSENI PNM 2026.

Kepada seluruh finalis, Kindaris menyampaikan dua pesan utama, yaitu bertanding dengan sepenuh hati dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas.

“Bertandinglah dengan hati. Berikan kemampuan terbaik dan jangan setengah-setengah, karena mereka yang berada di Grand Final hari ini adalah insan-insan terbaik yang telah mewakili regionalnya. Kedua, junjung tinggi sportivitas. Menanglah dengan rendah hati dan terimalah kekalahan dengan lapang hati. Hasil pertandingan menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi sikap kita menentukan karakter kita,” katanya.

Kindaris berharap Grand Final PORSENI PNM 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mencari peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana mengasah daya juang, memperkuat karakter, dan mempererat hubungan antarkaryawan.

Pada akhirnya, PORSENI PNM 2026 bukan semata-mata tentang siapa yang pulang membawa trofi. Ajang ini menjadi catatan perjalanan yang ditulis melalui keringat, determinasi, dan kebanggaan kolektif seluruh insan PNM di Indonesia.

PORSENI sekaligus membuktikan bahwa ketika sinergi dibangun dengan sungguh-sungguh, prestasi tidak lagi hanya menjadi sesuatu yang dikejar, tetapi tumbuh sebagai hasil dari kebersamaan, sportivitas, dan semangat One PNM.(*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online