Prabowo Janji Tak Ada Lagi Kota Bau Sampah dalam 3 Tahun

6 hours ago 5

PRESIDEN Prabowo Subianto meyakini permasalahan sampah di Indonesia terselesaikan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang. Menurut dia, persoalan itu bisa diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi pengolahan sampah buatan dalam negeri.

Prabowo menyampaikan ini dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 8 April 2026. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mengklaim pemerintah memiliki strategi dan teknologi mumpuni yang dikembangkan sendiri oleh anak bangsa.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kampus-kampus sekarang harus bekerja dan mereka sudah bekerja. Kita punya teknologi sekarang untuk membersihkan sampah, buatan kita sendiri, tidak terlalu mahal dari luar. Dalam waktu dua sampai tiga tahun sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan,” ujar Prabowo.

Dia optimistis tak ada lagi persoalan sampah di seluruh Indonesia pada masa mendatang. Ketua Umum Partai Gerindra ini menjanjikan tidak akan ada bau sampah lagi di setiap sudut jalan Indonesia.

“Tidak akan ada kota, jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau karena sampah dari Sabang sampai Merauke,” kata Prabowo.

Prabowo Subianto sebelumnya sempat menginstruksikan jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk mempercepat implementasi pengelolaan sampah di daerah. Langkah itu adalah bagian dari program waste-to-energy atau pengolahan sampah menjadi energi yang sedang dijalankan Badan Pengelola Investasi Danantara.

Adapun pembahasan kebijakan ini berlangsung dalam rapat terbatas yang digelar di rumah pribadi Prabowo, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 25 Maret 2026 lalu. Dalam rapat itu, hadir Kepala Danantara sekaligus Menteri Investasi, Rosan Perkasa Roeslani, dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih lainnya.

"Kepala Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program waste-to-rnergy (WTE) atau program pengelolaan sampah menjadi energi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulis.

Presiden Prabowo, kata Teddy, ingin agar sampah di level daerah bisa segera ditangani oleh pemerintah pusat. "Presiden Prabowo menginginkan Pemerintah Pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi terutama energi listrik," tutur Teddy.

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online