Siksa Abu Lahab Diringankan Setiap Senin karena Gembira dengan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

9 hours ago 7

loading...

Kisah tentang keringanan siksa Abu Lahab kemudian diriwayatkan melalui mimpi yang dialami Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, sahabat Nabi SAW. Foto ilustrasi/ist

Kisah Abu Lahab , paman Nabi Muhammad SAW yang menjadi salah satu tokoh Quraisy paling keras menentang dakwah Rasulullah, menyimpan cerita yang kerap dibahas para ulama. Ia disebut mendapat keringanan siksa setiap hari Senin karena pernah bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kisah tersebut dikaitkan dengan riwayat yang tercantum dalam Shahih al-Bukhari. Disebutkan, ketika Abu Lahab mendapat kabar tentang kelahiran keponakannya, ia menunjukkan kegembiraan.

Abu Lahab bahkan disebut memerdekakan budaknya, Tsuwaibah, yang kemudian menjadi salah seorang perempuan yang menyusui Nabi Muhammad SAW. Tsuwaibah sebelumnya merupakan budak milik Abu Lahab. Setelah dimerdekakan, ia menyusui Rasulullah SAW sebelum beliau diasuh oleh Halimah As-Sa'diyah.

Kisah tentang keringanan siksa Abu Lahab kemudian diriwayatkan melalui mimpi yang dialami Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu.

Dalam riwayat tersebut, setelah Abu Lahab meninggal dunia, salah seorang keluarganya melihatnya dalam mimpi dalam keadaan yang sangat buruk. Ketika ditanya mengenai apa yang diperolehnya setelah meninggal, Abu Lahab disebut menjawab bahwa dirinya tidak mendapatkan kenikmatan apa pun, kecuali diberi minum karena memerdekakan Tsuwaibah.

Baca juga: Benarkah Nabi Daniel Telah Menubuatkan Kedatangan Nabi Muhammad SAW 12 Abad Sebelum Kelahirannya?

Riwayat tersebut berbunyi:

قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ

Artinya: "Urwah berkata, Tsuwaibah adalah bekas budak Abu Lahab. Abu Lahab memerdekakannya, kemudian Tsuwaibah menyusui Nabi SAW. Ketika Abu Lahab meninggal, sebagian keluarganya melihatnya dalam mimpi dalam keadaan yang buruk. Ia ditanya, 'Apa yang kamu dapatkan?' Abu Lahab menjawab, 'Setelah kalian, aku tidak mendapatkan sesuatu pun, kecuali aku diberi minum karena memerdekakan Tsuwaibah.'"

Hadis di atas diriwayatkan banyak dari para ulama hadis dan ulama sejarah, di antaranya:
1) Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya.
2) Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya.
3) Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Sirah an-Nabawiyahnya.
4) Al-Hafidz Al-Baghowi dalam kitab Syarah Sunnahnya.
5) Al-Hafidz Al-Baihaqi dalam kitab Dalaailnya.

Para ulama yang meriwayatkan hadis tersebut adalah ulama pembesar hadis dan sudah sampai derajat al-Hafidz, yaitu ulama yang hafal seratus ribu hadis sanad dan matannya.

Bagaimanakah status hadis tersebut? Status hadis itu adalah hadis mursal yang diterima, sebab beberapa alasan, di antaranya :

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online