Perluas Gerakan Penghijauan, Nusa Jaya Penanaman Pohon di Sejumlah Wilayah

7 hours ago 2

loading...

Nusa Jaya Tumbuh Bersama melakukan penanaman pohon di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026). Foto/Dok. SindoNews

SUMENEP - Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama terus memperluas gerakan penghijauan sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan dan mendorong keterlibatan masyarakat. Gerakan tersebut telah dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Lamongan, Banyuwangi, Jawa Timur, hingga Jakarta Pusat.

Terbaru, Nusa Jaya Tumbuh Bersama melakukan penanaman pohon di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Penanaman dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Lahan Wisata Boekit Tinggi, Lahan Pesantren Nurus Shabah, serta lahan milik warga, yang berada di Dusun Billa Tompok, Desa Daramista. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat setempat, mulai dari pemerintah desa, pengelola wisata, yayasan pendidikan, hingga pemuda. Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Korporasi Penyebab Karhutla Bakal Ditindak

Pendiri Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Ahmad Muhlis Fanani, mengatakan penanaman pohon harus dipandang sebagai gerakan jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, perluasan lokasi penghijauan merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami ingin penanaman pohon menjadi gerakan bersama. Bukan sekadar menanam, tetapi bagaimana pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan dalam jangka panjang,” katanya, Sabtu (22/8/2026).

Muhlis mengatakan, Nusa Jaya Tumbuh Bersama menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan penghijauan ke berbagai daerah. Gerakan tersebut tidak hanya berorientasi pada penanaman, tetapi juga mendorong perawatan pohon dan keterlibatan masyarakat agar penghijauan dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

"Dengan semangat “menanam hari ini, menjaga kehidupan esok hari”, Nusa Jaya Tumbuh Bersama berharap gerakan penghijauan dapat berkembang menjadi gerakan kolektif yang melibatkan masyarakat, komunitas, pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga berbagai organisasi di berbagai daerah," jelas Muhlis.

Senada, Ketua Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Moh Syaiful Rahman, mengatakan gerakan penghijauan akan terus diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, penghijauan tidak hanya berdampak pada keindahan lingkungan, tetapi juga memiliki manfaat ekologis seperti membantu menyerap karbon, menjaga kualitas udara, memperkuat daya dukung lingkungan, serta mengurangi risiko banjir dan longsor.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online