loading...
Program Studi D-IV K3 Fakultas Kesehatan Unusa menggelar Integrasi Berdampak di Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi pada 2 Juni-20 Juli 2026. Foto/Dok. SindoNews
NGAWI - Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) menggelar Integrasi Berdampak melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih tujuh minggu, yaitu 2 Juni hingga 20 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendikti Ristek . Program tersebut mengusung tema Penguatan Kapasitas Masyarakat Lereng Gunung Lawu melalui Kegiatan Mitigasi Bencana dan Pengendalian Risiko Kesehatan untuk Mewujudkan Desa Tanggap Darurat. Baca juga: Dana Riset Naik 218% di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo
Program ini diketuai Friska Ayu, dosen Program Studi D-IV K3 Fakultas Kesehatan Unusa dengan anggota tim Merry Sunaryo dan Nur Ainiyah. Desa Hargomulyo dipilih didasarkan pada karakteristik wilayah yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu serta memiliki potensi risiko bencana dan permasalahan kesehatan yang perlu dikelola secara terpadu.
Friska Ayu mengatakan, program ini tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada terbentuknya kapasitas masyarakat yang mampu secara mandiri mengidentifikasi risiko dan mengambil tindakan yang tepat.
“Melalui Integrasi Berdampak ini, kami ingin memastikan bahwa ilmu K3 yang dipelajari mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa hadir bersama masyarakat untuk mengidentifikasi risiko, membangun kesiapsiagaan, dan menghasilkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Desa Hargomulyo,” katanya.
Melalui program ini, masyarakat tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga diperkuat dengan keterampilan praktis dalam melakukan pencegahan, kesiapsiagaan, pertolongan pertama, hingga evakuasi ketika menghadapi kondisi darurat. Kegiatan pemberdayaan ini melibatkan 20 mahasiswa semester 6 Program Studi D-IV K3 Fakultas Kesehatan Unusa.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi K3 secara langsung di tengah masyarakat. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah Kelompok PKK Subur Makmur dan Kelompok Usaha Tani Dadi Mulyo. Kedua kelompok tersebut menjadi mitra strategis dalam penguatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam aspek keselamatan kerja, kesehatan kerja, mitigasi bencana, dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
.png)







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255296/original/097406900_1750154745-1.jpg)







