Instruksi Menteri Soal Calon Mahasiswa yang Tak Daftar Ulang

1 day ago 12

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto meminta seluruh perguruan tinggi negeri menelusuri calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus seleksi, tetapi belum melakukan registrasi ulang. Brian menyebut langkah itu penting guna memastikan tidak ada calon mahasiswa yang batal kuliah akibat keterbatasan ekonomi.

“Penelusuran dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan calon mahasiswa tidak melanjutkan proses registrasi,” kata dia melalui keterangan tertulis pada Jumat, 3 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Brian mengatakan, kementerian menghormati keputusan calon mahasiswa yang memilih perguruan tinggi atau jalur pendidikan lain. Namun, apabila penyebab utama tidak melakukan registrasi ulang adalah keterbatasan ekonomi, maka kampus harus meninjau kembali nominal uang kuliah tunggal (UKT) yang ditetapkan kepada calon mahasiswa baru tersebut.  

"Apabila terdapat calon mahasiswa yang tidak melanjutkan studi karena kendala ekonomi, kami ingin memastikan negara hadir memberikan solusi," tutur Brian.

Selain penyesuaian UKT, Brian meminta kampus juga mencari sejumlah skema bantuan lain bagi mahasiswa kurang mampu. Di antaranya, beasiswa yang didanai perguruan tinggi, dukungan beasiswa dari alumni dan mitra, serta program work scholarship yang memungkinkan mahasiswa memperoleh bantuan biaya pendidikan sekaligus pengalaman kerja.

Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung itu lantas mencontohkan kebijakan yang diterapkan Universitas Mataram. Berdasarkan data kampus tersebut, sekitar 42 persen mahasiswa membayar UKT pada kelompok terendah, yakni Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per semester. Sebanyak 690 mahasiswa juga memperoleh pembebasan UKT sepenuhnya, termasuk 13 mahasiswa Program Studi Kedokteran.

Brian mengatakan pendidikan tinggi merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Karena itu, kampus harus memastikan setiap talenta terbaik Indonesia tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi. 

“Jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar, tetapi kehilangan kesempatan kuliah hanya karena persoalan biaya,” kata dia. 

Sebelumnya, ribuan calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos perguruan tinggi dilaporkan tidak melakukan daftar ulang. Dari total daya tampung kampus negeri sebanyak 627.957 kursi pada 2026, sebanyak 60.131 peserta lolos tercatat tidak melakukan daftar ulang. 

Jumlah itu merupakan akumulasi dari seluruh calon mahasiswa yang lolos dari jalur penerimaan tahun ini, meliputi jalur prestasi, seleksi nasional berdasarkan tes, maupun jalur mandiri. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online