MENTERI Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menjenguk sejumlah murid di Surabaya, Jawa Timur, yang menjadi korban dugaan keracunan pangan dari menu makan bergizi gratis (MBG). Kunjungan Pigai dilakukan pada Rabu, 13 Mei 2026 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia, Surabaya.
Berdasarkan catatan Kementerian HAM, sedikitnya ada 131 murid yang dirujuk ke rumah sakit lantaran keracunan MBG. Sebanyak 124 murid sudah diizinkan pulang, sementara tujuh orang lainnya masih dirawat sesuai mengonsumsi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Bubutan Tembok Dukuh tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dalam kunjungannya itu, Pigai memberikan semangat kepada para siswa yang menjadi korban dugaan keracunan pangan akibat MBG. Dia mendoakan siswa yang keracunan MBG bisa segera pulih.
"Kalau sudah sembuh nanti harus kembali ke sekolah ya. Harus sekolah biar bisa raih semua cita-cita, nanti kalau sekolah bisa jadi menteri seperti saya," ucap Pigai kepada para pasien, dikutip dari keterangan resminya pada Jumat, 15 Mei 2026.
Dia menilai rentetan kasus keracunan pangan diduga setelah mengonsumsi MBG karena kelalaian pengelola dapur. Mantan Komisioner Komnas HAM ini menyatakan insiden keracunan pangan akibat MBG ini menjadi bahan evaluasi serius pemerintah.
Pigai berpendapat pelaksanaan proyek MBG sebagai kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak. Proyek MBG, kata dia, juga dilakukan untuk menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Program MBG pada dasarnya memiliki tujuan mulia untuk pemenuhan gizi anak. Namun, jika terjadi kesalahan dalam proses pengelolaan makanan, khususnya di dapur, maka hal tersebut harus dievaluasi total dan ditindaklanjuti serius," katanya.
Pigai menegaskan negara hadir dalam memastikan hak anak, khususnya pada aspek kesehatan, keamanan pangan, serta pelindungan. "Niat Presiden Prabowo bikin program MBG supaya anak Indonesia kenyang, sehat, dan pintar. Kalau sudah kenyang, pasti sehat. Kalau sehat, pasti pintar," ucapnya.
.png)











































